Jajaran Pemkab Pekalongan dan Polres Pekalongan Bersepeda Petakan Potensi Daerah

Dengan adanya promosi dan beberapa even tentang durian, Arini optimis, kawasan Lolong bakal menjadi daya tarik wisatawan

Jajaran Pemkab Pekalongan dan Polres Pekalongan Bersepeda Petakan Potensi Daerah
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti saat mengikuti acara sepeda santai bareng Korem 071 Wijaya Kusuma di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Jajaran Pemkab Pekalongan bersama Korem 071 Wijaya Kusuma, Polres Pekalongan dan Pekalongan Kota jelajahi kawasan Desa Lolong Kecamatan Karanganyar menggunakan sepeda.

Adapun jelajah yang dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan daerah termasuk pemetaan bencana dan potensi yang ada.

Rombongan bersepeda tersebut memulai perjalanan dari Pendopo Kabupaten Pekalongan menuju Desa Kulu, Desa Limbangan lalu dilakutkan ke Desa Lolong dengan total jarak 25 kilometer.

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti usai mengikuti perjalanan dari garis start hingga finis mengatakan, selain meningkatkan kemanunggalan kegiatan bersepeda bersama juga mempromosikan potensi wisata yang ada di Kota Santri.

“Tentunya kami sangat berterima kasih, karena dengan adanya kegiatan semacam ini bisa ikut mempromosikan wisata di Desa Lolong terutama potensi buah duriannya,” katanya, Selasa (8/1/2019).

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti saat mengikuti acara sepeda santai bareng Korem 071 Wijaya Kusuma di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar, Selasa (8/1/2019).
Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti saat mengikuti acara sepeda santai bareng Korem 071 Wijaya Kusuma di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar, Selasa (8/1/2019). (Tribunjateng.com/Budi Susanto)

Dengan adanya promosi dan beberapa even tentang durian, Arini optimis, kawasan Lolong bakal menjadi daya tarik wisatawan.

“Ada beberapa festival durian, dan satu di antaranya diadakan di Lolong setiap bulan Februari. Jadi, masyarakat bisa datang dan menikmati durian dari petani sekitar Lolong saat festival tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Danrem 071 Wijaya Kusuma Kolonel Kaf Dani Wardana menuturkan, tidak ada perintah khusus tentang kesiap siagaan bencana. Namun anggota Korem 071 wajib melakukan langkah antisipasi diwilayah masing-masing.

"Kodim yang masuk wilayah Korem 071 kini sudah memetakan potensi di wilayahnya masing-masing, seperti di wilayah Banjarnegara yang berpotensi bencana longsor, dan di wilayah pesisir Pantura yang biasanya terjadi bencana banjir. Tidak hanya itu, wilayah Pantura bagian atas seperti kabupaten Pekalongan juga berpotensi longsor,” jelasnya.

Kolonel Kaf Dani menambahkan, ia juga ingin melihat langsung kinerja anggota Kodim khususnya para Babinsa dan Danramil.

"Kami juga ingin mengunjungi para anggota Kodim yang ikut berpartisipasi membangun daerah di luar tugas pokoknya menjadi prajrurit TNI, seperti di Desa Lolong kali ini,” imbuhnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved