BERITA LENGKAP: Mafia Bola, Wasit Terima Rp 45 Juta

Seorang wasit Liga 3 Indonesia ditangkap Satgas Antimafia Bola di Kabupaten Garut. Wasit bernama Nurul Safarid

BERITA LENGKAP: Mafia Bola, Wasit Terima Rp 45 Juta
GOOGLE
Ilustrasi suap sogok 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Seorang wasit Liga 3 Indonesia ditangkap Satgas Antimafia Bola di Kabupaten Garut. Wasit bernama Nurul Safarid dibawa Satgas pada Senin (7/1).

"Saya juga kaget dapat kabar Wasit Nurul Safarid ditangkap. Tahu infonya juga dari media sosial," ujar Komisi Wasit Kabupaten Garut, Feri Permana.

Pihak keluarga Nurul, lanjutnya, sudah mengakui ada penangkapan tersebut. Feri menyebut belum mengetahui apakah penangkapan tersebut berkaitan dengan pengaturan pertandingan.

"Soal mafia bola atau bukan, itu hubungannya sama PSSI," ucanya.

Sepengetahuan dirinya, Nurul memang pernah memimpin laga di Liga 3. Ia pun kurang mengetahui mengenai suap untuk mengatur jalannya pertandingan.

"Selama ini saya kenal dia sebagai rekan sesama wasit baik-baik saja. Soal itu (suap) kurang tahu. Hubungan sepak bola nasional saya kurang mengerti," katanya.

Nurul Safarid resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor Liga 3.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Nurul Safarid menerima uang senilai Rp 45 juta dalam pertandingan yang dimenangkan Persibara Banjarnegara (Persatuan Sepakbola Banjarnegara) dengan skor 2-0 itu.

"Dari peristiwa tersebut, NS menerima uang Rp 45 juta dari pertandingan," ujar Dedi.

Cara kerja mafia bola dalam melakukan suap kepada wasit pun terungkap. Dedi menjelaskan, sebelum memimpin pertandingan,

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved