Pemkot Tegal Ajukan Tiga Raperda, Fraksi Pantura Soroti Retribusi Sampah Rp 2.000

Pemerintah Kota Tegal mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal.

Pemkot Tegal Ajukan Tiga Raperda, Fraksi Pantura Soroti Retribusi Sampah Rp 2.000
ISTIMEWA
Walikota Tegal, Nursholeh. Pemerintah Kota Tegal mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pemerintah Kota Tegal mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal.

Ketiga Raperda tersebut adalah Raperda Pengelolaan Sampah, Raperda tentang Perubahan Atas Perda Kota Tegal Nomor 4 tahu 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tegal tahun 2011 sampai 2031, dan Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri kota Tegal tahun 2018 sampai 2038.

Ke enam Fraksi sudah menyetujui untuk melanjutkan pembahasan ke tiga Raperda tersebut melalui alat kelengkapan DPRD Kota Tegal.

Hal tersebut disampaiakan dalam pandangan umum enam Fraksi DPRD Kota Tegal dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal terhadap Penjelasan Wali Kota Tegal atas tiga Raperda Selasa (8/1/2019) kemarin di ruang sidang Paripurna DPRD.

Dalam persetujuan Fraksi-fraksi tersebut, ada beberapa catatan yang disampaikan kepada Pemkot Tegal.

Fraksi Pantura yang disampaikan Eli Rosana menyinggung permasalahan sampah di Kota Tegal harus segera dibenahi dengan profesional

Eli juga menyoroti tentang sosialisasi yang disampaikan oleh Pemkot Tegal terkait retribusi sampah rumah tangga sebesar Rp 2.000 yang akan dibebankan kepada rakyat

Pihaknya berharap Raperda Pengelolaan Sampah nantinya juga dapat menjelaskan atas perihal pertanyaan yang ada di masyarakat maupun menyikapi respon atas rencana retribusi sampah, dengan memberikan solusi yang lebih baik lagi

"Serta manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat," kata Eli dalam pembahasan.

Sementara itu, terkait Raperda tentang Perubahan Atas Perda Kota Tegal Nomor 4 tahu 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tegal tahun 2011 sampai 2031, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa yang disampaikan Efi Ifanah menyambut baik tentang Raperda tersebut.

Namun, Fraksi PKB memberikan catatan bahwa perubahan Perda RTRW tersebut merupakan suatu upaya menyelaraskan ruang yang tersedia dengan dinamisasi perkembangan daerah.

"Dan bukan dijadikan sebagai sebuah sarana untuk legalisasi atau justifikasi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi," ujar Efi

Selanjutnya, Kamis (10/1/2019) besok akan dilaksanakan rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Wali Kota Tegal, M. Nursholeh terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi, terhadap ketiga Raperda yang ajukan oleh Pemerintah Kota Tegal.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved