SA Belajar Bobol Mesin ATM Modus Layanan Call Center Palsu Melalui Video Youtube

Polres Karanganyar mengadakan gelar perkara kasus pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan modus layanan call center palsu

SA Belajar Bobol Mesin ATM Modus Layanan Call Center Palsu Melalui Video Youtube
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Polres Karanganyar melakukan gelar perkara kasus pembobolan mesin ATM dengan tersangka S.A, Rabu (9/1/2019) pukul 10.39 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Polres Karanganyar gelar perkara kasus pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan modus layanan call center palsu, Rabu (9/1/2019) pukul 10.35.

Kasus pembobolan mesin ATM Bank BRI terjadi di area SPBU Dagen Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Minggu (25/11/2019) sekira pukul 14.30.

Tersangka S.A yang berdomisili di Yogyakarta, mengaku berhasil membobol mesin ATM berkat belajar dari menonton video di Youtube.

Sementara itu, Sriyatun (40) warga Mojolaban Sukoharjo menjadi korban layanan call center paslu.

Awalnya tersangka S.A memasukan pentol korek ke dalam lubang kartu ATM yang ada di Mesin ATM.

Selanjutnya, ia menempelkan kartu layanan call center palsu pada layar mesin ATM.

Korban yang hendak mengambil uang lewat mesin ATM, bingung lantaran tidak bisa melakukan transaksi. Korban pun menelfon nomor yang ada pada kartu layanan call center palsu.

Saat di telepon, tersangka yang mengaku karyawan bank meminta korban untuk memberikan nomor PIN ATM-nya.

Hingga akhirnya tersangka menghampiri korban dan mengatakan mesin ATM sedang mengalami gangguan.

Korban yang percaya dengan perkataan tersangka S.A, kemudian keluar. Tersangka pun langsung melakuakan transaksi lewat mesin ATM dan mengambil uang sejumlah Rp 1,9 juta.

Polsek Jaten Karanganyar kemudian berkoordinasi dengan Polda Yogyakarta untuk melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya tersangka dapat diamankan pihak berwajib pada Sabtu (15/12/2018).

Tersangka S.A mengaku melakukan pembobolan mesin ATM untuk membiayai sekolah anaknya.

Polres Karanganyar berhasil mengamankan barang bukti, di antaranya satu buah kertas karton bertuliskan layanan call center, satu buah kartu ATM, satu bungkus korek api batang, dll.

Atas tindakannya Tersangka akan dikenai Pasal 363 KUHP dan diancam pidana penjara selama tujuh tahun.(*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved