Bangunan Lama Dirasa Kurang Representatif, Pemkab Pekalongan Bangun Gedung Baru Disdukcapil

Pemkab Pekalongan bangun gedung baru untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang terletak di Jalan Sindoro Kecamatan Kajen.

Bangunan Lama Dirasa Kurang Representatif, Pemkab Pekalongan Bangun Gedung Baru Disdukcapil
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Asip Kholbihi saat meresmikan gedung baru Disdukcapil yang terletak di Jalan Jalan Sindoro Kecamatan Kajen, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dirasa kurang representatif, Pemkab Pekalongan bangun gedung baru untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang terletak di Jalan Sindoro Kecamatan Kajen.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, yang meresmikan gedung dua lantai tersebut menceritakan.

Pihaknya pihaknya pernah mendapat sindirin dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) tentang kondisi gedung di Dindukcapil.

“Saya masih ingat pada 2016 saat Ditjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh datang ke Kabupaten Pekalongan. Saat itu ia berbisik kepada saya, dan mengatakan bahwa gedung Dindukcapil kurang representatif,” jelasanya dalam peresmian gedung baru Dindukcapil, Kamis (10/1/2019).

Masih dijelaskan Asip, ia menjawab kepada Ditjen Dukcapil akan membenahi kantor Dindukcapil agar pelayanan lebih prima.

“Saya sudah berjanji kepada Ditjen Dukcapil akan membenahi kondisi gedung, dan kini gedung tersebut sudah selesai dibangun dan diresmikan,” paparnya.

Asip menerangkan, representatif diartikannya tidak hanya kondisi bangunan layak dan baru, namun respresentatif dalam hal pelayanan.

“Gedung baru yang dibangun merupakan representatif dari masyarakat, jadi gedung ini juga milik rakyat. Dimana masyarakat wajib mendapatkan pelayanan optimal dalam hal pengurusan surat pendudukan,” tuturnya.

Ia menegaskan, dalam pelayanan dokumen kependudukan masyarakat tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.

“Hal tersebut juga perlu disampaikan ke masyarakat, bahwasannya tidak ada dari kantor Dindukcapil yang meminta sejumlah uang untuk pelayanan dokumen kependudukan,” imbuhnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved