Jembatan Kaligenteng Resmi Dibuka, Ini Perbedaannya Dibanding Jembatan Lama

Jembatan Kaligenteng yang menjadi akses penghubung utama masyarakat Kecamatan Kandangserang bagian utara dan selatan resmi dibuka

Jembatan Kaligenteng Resmi Dibuka, Ini Perbedaannya Dibanding Jembatan Lama
Tribun Jateng/Budi Susanto
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (tengah) bersama Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha (samping kiri bupati) dan jajaran Polres Pekalongan dalam peresmian Jembatan Kaligenting Kecamatan Kandangserang, Kamis (20/1/2019). 

Lapoean Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Jembatan Kaligenteng yang menjadi akses penghubung utama masyarakat Kecamatan Kandangserang bagian utara dan selatan resmi dibuka, Kamis (10/1/2019).

Sebelumnya, Jembatan Kaligenteng rubuh beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro menerangkan, ada perbedaan konstruksi antara jembatan lama dan jembatan baru.

Menurut dia, jembatan lama yang dibangun pada 1973 menggunakan konstruksi rangka batang.

"Jembatan baru menggunakan konstruksi balok girder," katanya.

Dijelaskan, dengan konstruksi tersebut, jembatan baru bakal lebih kuat dibanding jembatan sebelumnya.

Ia berharap, diresmikannya Jembatan Kaligenteng bisa mendukung mobilitas dan meningkatkan perekonomian warga.

"Sektor industri di Kecamatan Kandangserang mulai menunjukkan kemajuan,” terangnya.

Sementara Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi yang meresmikan jembatan berharap, akses jalan yang sudah dibangun dapat menurunkan angka kemiskinan.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved