Maskapai Citilink Juga Hapus Bagasi Gratis, Ikuti Jejak Lion Air

Maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink akan mengikuti jejak Lion Air untuk menghapus layanan bagasi cuma-cuma atau gratis

Maskapai Citilink Juga Hapus Bagasi Gratis, Ikuti Jejak Lion Air
Tribunnews/Dany Permana
Petugas menarik pesawat Airbus A320 milik maskapai penerbangan Citilink ke Hanggar 2 Garuda Maintenance Facilities (GMF) Garuda Indonesia, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013), untuk diperkenalkan kepada publik. Pesawat Airbus A320 tersebut merupakan pesanan ke-22 dari 29 pesawat yang didatangkan langsung dari Toulouse, Prancis, dan dihadirkan untuk memperkuat pelayanan maskapai penerbangan biaya rendah Citilink. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink akan mengikuti jejak Lion Air untuk menghapus layanan bagasi cuma-cuma atau gratis bagi penumpang rute domestik.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh VP Sales & Distribution PT Citilink Indonesia, Amalia Yaksa. Ia mengatakan ketentuan bagasi tercatat hanya akan diberlakukan untuk penerbangan domestik saja.

Sementara penumpang Citilink Indonesia rute internasional serta penumpang yang telah menjadi member Supergreen atau Garudamiles member akan tetap mendapatkan 10 kg gratis.

Kini Bagasi Lion Air dan Wings Air Tidak Gratis, Ini Harga dan Penjelasan Detailnya

Lion Air Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar pada 8 Januari 2019, Ini Alasannya

"Ketentuan yang akan diberlakukan untuk bagasi tercatat penumpang merupakan penyesuaian dari Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi," kata Amalia dalam keterangan resmi, Kamis (10/1/2019).

Layaknya Lion Air dan Wings Air, anak perusahaan Garuda Indonesia ini merupakan penerbangan dalam kategori pelayanan dengan standar minimum (no frills).

"Maka sesuai dengan kelompok pelayanan yang tertera pada Pasal 22 khususnya butir c PM 185 tahun 2015 yang menyatakan bahwa maskapai no frills dapat mengenakan biaya untuk pengangkutan bagasi tercatat," ujar Amalia.

Saat ini, manajemen Citilink Indonesia sedang melakukan koordinasi dengan stakeholders baik ekternal (termasuk otoritas) maupun internal guna mempersiapkan seluruh infrastruktur pendukung yang diperlukan bagi pelaksanaan ketentuan bagasi tercatat yang baru ini mulai dari SOP hingga kesiapan SDM, serta sosialisasi kepada masyarakat.

"Citilink Indonesia mengharapkan bahwa ketentuan terbaru terkait bagasi tercatat ini dapat berjalan dengan baik dengan terus menjaga kualitas pelayanan penerbangan yang selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan bagi seluruh penumpangnya," tutur Amalia.

"Selain itu, ketentuan ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam dinamika iklim industri penerbangan nasional yang positif dengan persaingan yang sehat," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam surat edaran bernomor Citilink/JKTCGQG-020/I/2019 yang dibuat pada 4 Januari 2019 menyebut bahwa pembelian tiket mulai tanggal 12 Januari 2019 tidak berlaku lagi pemberian bebas biaya bagasi (FBA).

Namun, untuk tanggal pasti pemberlakuan tersebut belum bisa dikonfirmasi.(*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved