Resmikan Politeknik Industri Furnitur, Menteri Airlangga Dorong Industri Hasilkan Produk Ekspor

Menteri Perindustiran Republik Indonesia, Airlangga Hartarto dorong dunia industri di Indonesia menghasilkan produk yang berorientasi ekspor.

Resmikan Politeknik Industri Furnitur, Menteri Airlangga Dorong Industri Hasilkan Produk Ekspor
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto (batik merah) meninjau industri furniture di Kawasan Industri Kendal (KIK). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Menteri Perindustiran Republik Indonesia, Airlangga Hartarto dorong dunia industri lokal Indonesia menghasilkan produk yang berorientasi ekspor.

Dorongan tersebut dilakukan dengan meningkatkan kapasitas industri dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bekerja dalam industri.

"Jawa tengah menjadi daya tarik sendiri bagi industri untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Hal itu dikarenakan banyak kawasan industri yang tumbuh di Jawa Tengah," katanya seusai peresmian Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kamis (10/1/2019).

Saat Beristirahat dan Isap Rokok, Petani di Kudus Ini Tiba-tiba Pingsan Karena Keracunan

Terlebih saat ini telah aktif tol transjawa dan beberapa pelabuhan di sepanjang Pulau Jawa yang nantinya dapat mendukung peningkatan kapasitas industri di Jawa Tengah.

Menurutnya dampak dari peningkatan kapasitas industri ini dapat membuat kawasan-kawasan industri di Jawa Tengah menjadi semakin tumbuh dan banyak menyerapnya tenaga kerja.

"Dan yang paling penting, diharapkan KIK dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 5000 pekerja," jelasnya.

Airlangga menjelaskan agar produk yang dihasilkan industri di Indonesia dapat bersaing dengan produk dari luar negeri maka perlu adanya kreativitas dan inovasi.

Seperti pada industri furnitur, diperlukan kreativitas dan inovasi desain produk yang mengikuti selera pasar terkini agar mampu kompetitif hingga kancah global.   

"Kehadiaran Politeknik Industri Furnitur, diharapkan dapat menjadi jawaban terhadap perkembangan industri dan tren pasar furnitur pada era saat ini," terangnya.

Bakmie Jawa - Dahulu Sekadar Makanan Kampung Kini Naik Kelas, Begini Penjelasannya

Bupati Kendal  Mirna Annisa mengatakan kehadiran kawasan industri seperti KIK di kabupaten Kendal berdampak banyak bagi kabupaten Kendal. 

"Hadirnya kawasan industri dapat menyerap tenaga kerja di kabupaten Kendal dan meningkat penghasilan asli Kabupaten Kendal dari pajak industri." jelasnya.

Dalam peresmian tersebut juga hadir Menteri Pendidikan Tinggi dan Keterampilan Singapura, Ong Ye Kung, Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar, Bupati Kendal Mirna Annisa, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto dan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved