Tepis Penilaian Miring Terhadap Pemerintah, Dispendukcapil Kabupaten Sragen Musnahkan Ribuan KTP

Pemusnahan KTP yang tidak berlaku itu sekaligus juga untuk menepis penilaian miring terhadap pemerintah atas dokumen yang tidak berlaku.

Tepis Penilaian Miring Terhadap Pemerintah, Dispendukcapil Kabupaten Sragen Musnahkan Ribuan KTP
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Pemusnahan 12.878 KTP oleh Kepala Dispendukcapil Kabupaten Sragen, Wahyu Lwiyanto didampingi AKBP Yimmy Kapolres Sragen Kepala Satpol PP Sragen, Heru, beserta jajarannya, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sragen memusnahkan 12.878 Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kamis (10/1/2019).

KTP tersebut dimusnakan karena invalid, pemiliknya ganti status, meninggal dunia, pindah tempat tinggal ataupun rusak dan bekas.

Dalam pemusnahan itu, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Sragen, Wahyu Lwiyanto didampingi Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan.

Hadir pula Kepala Satpol PP Sragen Heru dan jajaran Dispendukcapil.

"Pemusnahan merupakan perintah langsung Menteri Dalam Negeri," kata Wahyu di sela pemusnahan di Halaman Kantor Dispendukcapil Sragen.

Menurut dia, KTP yang dimusnahkan hari ini seudah tersimpan sekitar 3 bulan di kantornya.

Keseluruhan KTP yang dibakar berasal dari 20 Kecamatan di Sragen.

Di sisi lain dijelaskan, pemusnahan KTP yang tidak berlaku itu sekaligus juga untuk menepis penilaian miring terhadap pemerintah atas dokumen yang tidak berlaku.

"Sebenarnya cukup kami lubangi, KTP tersebut sudah tidak bisa digunakan," tambah dia.

Pemusnahan KTP, lanjut dia, akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved