2019, Dispendukcapil Kota Semarang Targetkan 125 Anak Memiliki KIA

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang menargetkan 125 ribu anak memiliki Kartu Identitas Anak di 2019

2019, Dispendukcapil Kota Semarang Targetkan 125 Anak Memiliki KIA
Tribun Jateng/ M Zainal Arifin
Pegawai Dispendukcapil Kota Semarang didampingi anggota TNI dan Polisi melakukan pembakaran E-KTP invalid di halaman Kantor Dispendukcapil Kota Semarang, Rabu (19/12/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang menargetkan 125 ribu anak memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) tahun 2019.

Kepala Disdukcapil Kota Semarang, Adi Tri Hananto menuturkan, target tersebut sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Diakuinya, target tersebut cukup tinggi, tetapi pihaknya yakin akan mencapai target tersebut lantaran anggaran untuk pengadaan peralatan dan kelengkapan proses pembuatan KIA dinilai cukup.

"Target ini akan kami kejar mulai 2019. Setelah E-KTP clear, Pilpres dan Pileg terlewati, maka kami konsentrasi kepada KIA," ujar Adi, Jumat (11/1/2019).

Dikatakannya, Kota Semarang sudah mulai melakukan pencetakan KIA sejak tahun 2018. Hal ini akan dilakukan secara bertahap hingga 2019 sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 2 tahun 2016.

Sementara itu, menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait pendaftaran sekolah menggunakan KIA, Adi menegaskan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang belum memberlakukan kebijakan tersebut.

Hal ini lantaran masih banyak anak di Kota Semarang yang belum memiliki KIA.

Hingga saat ini, Disdukcapil Kota Semarang baru melayani pencetakan KIA sebanyak 60 ribu. Sedangkan total anak di Kota Semarang mencapai kurang lebih 400 ribu anak.

"Jadi, sebagian besar anak memang belum memiliki KIA," ucapnya.

Adapun KIA ini, imbuh Adi, diperuntukkan bagi anak yang berusia dibawah 17 tahun atau yang belum memiliki KTP. KIA ini sebagai identitas anak yang bersangkutan sehingga memudahkan untuk kebutuhan anak.

"Seperti ketika akan membuka rekening bank, membeli tiket pesawat atau kereta api, sehingga mereka tidak perlu membawa kartu keluarga (KK) atau dokumen lain yang saya kira kurang praktis," jelasnya.

Adi menyampaikan, bagi orang tua yang akan membuat KIA untuk anaknya dipersilakan untuk mendatangi kantor Disdukcapil Kota Semarang dengan membawa persyaratan yang telah ditetapkan.

Adapun persyaratan tersebut diantaranya, foto kopi KK, foto kopi kartu identitas kedua orang tua atau surat nikah orang tua, dan pas foto bagi anak berusia lima tahun ke atas.

"Untuk pas foto, bagi anak yang tahun kelahiranya ganjil berlatarbelakang merah, sedangkan tahun kelahiran genap berlatarbelakang biru," bebernya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved