7.423 Data Kependudukan Warga di Kota Pekalongan Terblokir, Dindukcapil Sebut Hal Ini

Total 7.423 data penduduk warga Kota Pekalongan terblokir secara otomatis lantaran belum melakukan rekam data kartu tanda penduduk elektronik.

7.423 Data Kependudukan Warga di Kota Pekalongan Terblokir, Dindukcapil Sebut Hal Ini
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Masyarakat mengantre di kantor Dindukcapil Kota Pekalongan untuk melakukan perekaman data kependudukan, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Total 7.423 data kependudukan warga Kota Pekalongan terblokir secara otomatis.

Menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil), hal tersebut karena masyarakat belum melakukan perekaman data KTP elektronik hingga batas waktu yang ditentukan yaitu Desember 2018.

Kepala Dindukcapil Kota Pekalongan, Kustiati Sri Mulyani menuturkan m asyarakat yang data kependudukannya terblokir telah melewati batas waktu perekaman yang ditentukan, namun masih mengaktifkannya kembali.

“Masyarakat bisa mengaktifkan kembali data kependudukannya, karena sesuai surat edaran Mendagri (Menteri Dalam Negeri), yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan aktif jika melakukan perekaman data kependudukan kembali,” katanya, Jumat (11/1/2019).

Kanwil Kemenag Jateng Sebut Baru Dua Kota Yang Terapkan Kartu Nikah

Saat Beristirahat dan Isap Rokok, Petani di Kudus Ini Tiba-tiba Pingsan Karena Keracunan

Ia menuturkan, jumlah warga Kota Pekalongan yang wajib memiliki KTP elektronik mencapai 228.055.

Kustiati juga menyebut warga Kota Pekalongan yang belum melakukan perekaman berjumlah 7.423, atau 3,25 persen dari total penduduk.

“Jika NIK terblokir, secara otomatis mereka juga tidak mendapat pelayanan dari negara baik kesehatan, asuransi kesehatan atau BPJS, ataupun layanan administrasi saat melakukan pembayaran pajak sepeda motor,” paparnya.

Banyaknya jumlah data kependudukan yang terblokir, dijelaskan Kustiati membuat kantor Dindukcapil dipadati masyarakat yang hendak mengaktifkan kembali NIK.

“Maka dari itu dari jauh hari kami telah mempersiapkan empat lokasi untuk melayani pengaktifan NIK dengan cara merekam data kenpendudukan. Adapun lokasi tersebut berada di Kecamatan Pekalongan Utara, Barat, Selatan dan Timur. Dan kami tambah dengan menyiagakan layanan kependudukan mobile, yang berkeliling setiap hari,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved