Hati-Hati, Sudah 11 Kecelakaan Sejak Operasional Ruas Tol Pemalang-Batang 

Sekitar 11 kecelakaan lalu lintas terjadi di sepanjang ruas Tol Pemalang-Batang selama 31 hari terakhir ini.

Hati-Hati, Sudah 11 Kecelakaan Sejak Operasional Ruas Tol Pemalang-Batang 
budi susanto
Kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pemalang-Batang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tercatat ada sekitar 11 kecelakaan lalu lintas di sepanjang ruas Tol Pemalang-Batang. Dari belasan kejadian sejak resmi dibuka pada 20 Desember 2018 hingga saat ini, 5 orang di antaranya meninggal dunia.

Data Tribunjateng.com itu berasal dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan dan Satlantas Polres Batang selama 31 hari terakhir ini di sepanjang jalur Trans Jawa tersebut.

Namun untuk kelima orang meninggal itu merupakan korban yang kejadiannya berada di wilayah Kabupaten Batang. Adapun jumlah kejadian ada sekitar 8 kecelakaan. Nilai kerugian total mencapai Rp 68 juta. 

Selain korban meninggal, dari seluruh kejadian kecelakaan tersebut, ada sekitar 3 orang luka berat dan 27 orang luka ringan. Sementara di Kabupaten Pekalongan, tercatat 3 kejadian, tanpa adanya korban meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Ari Prayitno menjelaskan, dari 3 kecelakaan di ruas Tol Trans Jawa itu, satu di antaranya diakibatkan pecah ban.

"Apabila lelah, kami harapkan para pengemudi beristirahat di tempat yang disediakan pengelola tol. Meskipun jalur bebas hambatan, keselamatan tetap yang utama. Kecepatan saat melaju di jalan tol juga harus diperhatikan," kata AKP Ari, Jumat (11/1/2019).

Merujuk pada Pasal 3 Ayat 4 Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor PM 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan, AKP Ari menekankan, kecepatan kendaraan saat melintas di jalan bebas hambatan maksimal 100 kilometer per jam.

"Pengemudi tidak diperkenankan untuk memacu kendaraan melebihi batas kecepatan yang sudah ditentukan. Itu demi keselamatan bersama dan wajib ditaati," paparnya.

Pihaknya juga mengingatkan agar pengguna jalan tol tidak berhenti di jalur darurat, terkecuali dalam keadaan darurat. "Beberapa temuan dari petugas di lapangan, ada pengguna jalan yang berhenti di jalur darurat, setelah dicek, ternyata pengemudi tidur, kelelahan," imbuhnya.

Adanya temuan tersebut, pihaknya telah menyiapkan anggota guna mengawal para pengguna jalan yang kelelahan menuju rest area terdekat. "Kami imbau juga berhati-hati saat melintas ruas Tol Pemalang-Batang karena di beberapa titik masih ada perawatan jalan," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved