Ayo ke Semarang! Paket Ngontel Keliling Kota Lama Hanya Rp 75 Ribu

Menyusuri gang-gang di kawasan Kota Lama menaiki sepeda ditawarkan Tourist Information.

Ayo ke Semarang! Paket Ngontel Keliling Kota Lama Hanya Rp 75 Ribu
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
BERSEPEDA - Wisatawan menyusuri gang di depan Gedung Monod Diephuis Kota Lama sambil menaiki sepeda, Jumat (11/1). Wisata menyusuri Kota Lama menaiki sepeda tengah dikembangkan untuk menarik pengunjung. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Menyusuri gang-gang di kawasan Kota Lama menaiki sepeda ditawarkan Tourist Information.

Membayar Rp 75 ribu, wisatawan bisa ngontel menikmati gedung-gedung tua ditemani guide yang akan menjelaskan sejarah tempat-tempat yang dilewati.

"Ada guide yang menemani dan menjelaskan sejarah gedung-gedung kuno yang dilewati," terang Yuliansyah Ariawan, Destination Management Organizaton (DMO) Kota Tua Jakarta yang diperbantukan di Kota Lama Semarang, Jumat (11/1).

Ari, sapaannya, mengatakan, wisatawan bisa ngontel menyusuri jalur yang telah ditentukan. Perjalanan dimulai dari Monod Diephuis, Gereja Blendhuk, Jembatan Berok, Jalan Empu Tantular, Marabunta, Jalan Letjen Suprapto, dan kembali ke titik awal. Sesekali, wisatawan boleh berhenti dan memasuki gedung kuno yang dilewati.

Menurut Ari, wisatawan yang tertarik menikmati paket perjalanan ini dapat datang ke Tourist Information di Gedung Popo. Gedung ini berada di Jalan Branjangan, berseberangan dengan Dream Museum Zone (DMZ).

Selain sepeda kayuh, wisatawan bisa memilih paket vespa tour. Harga paket ini sama dengan paket sepeda kayuh. Sementara paket walking tour dipatok Rp 50 ribu.

"Wisatawan yang datang ke Kota Lama itu kan ada yang hanya foto-foto, ada juga yang datang untuk keperluan penelitian. Banyak mahasiswa datang untuk keperluan tugas," tuturnya.

Dari musim libur Natal dan Tahun Baru lalu, Ari mengatakan, paket vespa tour menjadi favorit pengunjung. Wisatawan harus antre menggunakan dua vespa yang tersedia. Bahkan, Ari harus mendatangkan vespa tambahan untuk melayani peminat yang cukup banyak.

"Wisatawan yang mengambil paket yang kami sediakan akan mendapat potongan Rp 30 ribu jika ingin memasuki DMZ," katanya.

Menurut Ari, paket perjalanan didampingi pemandu tersebut merupakan program pertama yang diterapkan. Pemandu yang ada telah menjalani pelatihan tentang pariwisata dari Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Dia berharap, paket perjalanan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun lokal. (*)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved