Kenapa Pedagang Masih Enggan Tempati Lantai Dua Pasar Barito Baru

Lantai dua Pasar Barito Baru Penggaron masih kosong. Dinas Perdagangan Kota Semarang memberi tenggat pedagang

Kenapa Pedagang Masih Enggan Tempati Lantai Dua Pasar Barito Baru
Tribunjateng.com/Reza Gustav Pradana
Bangunan Pasar Barito Baru di Penggaron, Jumat (2/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM -- Lantai dua Pasar Barito Baru Penggaron masih kosong. Dinas Perdagangan Kota Semarang memberi tenggat pedagang hingga Februari untuk menempati.

Pasar ini merupakan lokasi relokasi pedagang yang dulu menempati bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Mereka dipindah karena proyek normalisasi sungai BKT.

"Hampir 25 persen kios di sini belum diisi pedagang. Padahal, di sini lumayan ramai pembeli, apalagi kalau semau kiosnya sudah ditempati," kata Shoim, Ketua Kelompok Satu Pedagang Pasar Barito, Jumat (11/1).

Ia menuturkan, kios-kios yang kini belum digunakan sebagian telah dimiliki pedagang.

Sementara, beberapa lainnya kosong karena memang tak bertuan.

"Mungkin masih belum yakin kalau di sini bakal ramai. Atau, banyak pedagang yang punya modal dan beli toko di dekat tempat lama," katanya.

Menurutnya, para pedagang harus menyadari bahwa kios di Pasar Barito Baru ini disediakan pemerintah kota (pemkot) secara cuma-cuma. Sehingga, harus dimanfaatkan untuk berjualan.

"Ramai atau tidak itu tergantung penjual dan pembeli. Kalau semua penjual sudah buka di sini, saya kira akan lebih ramai," ucapnya.

Berdasarkan pengalamannya berjualan di Pasar Barito Baru selama delapan bulan terakhir, Shoim mengatakan, pembeli ramai dibandingkan di tempat lama.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menjelaskan, lantai dua Pasar Barito Baru yang masih kosong diperuntukkan bagi pedagang kuliner.

"Sudah kami berikan surat teguran pertama kepada pedagang yang belum menempati, Februari harus sudah terisi. Apabila tidak, akan kami serahkan ke orang lain. Banyak yang berminat," kata Fajar.

Ia mengakui, saat ini, baru sekitar 700 pedagang yang menempati Pasar Barito Baru dari kapasitas total 1000 pedagang. "Pedagang masih menunggu ramai," ujarnya. (*)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: Catur waskito Edy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved