Masih Banyak Peserta Pemilu Kota Pekalongan Lakukan Pemasangan APK Bukan Pada Tempatnya

Pihaknya menuturkan, penurunan APK yang melanggar merupakan wewenang Satpol PP, sedangkan Bawaslu hanya ikut membantu dan mengawasi

Masih Banyak Peserta Pemilu Kota Pekalongan Lakukan Pemasangan APK Bukan Pada Tempatnya
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Tim gabungan dari Satpol PP, Polres dan Bawaslu Pekalongan Kota lalukan pemertiban di beberapa jalan protokol yang ada di Kota Pekalongan, Sabtu (12/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Pekalongan bersama Satpol PP dan Polres Pekalongan Kota kembali lakukan pemertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Batik, Sabtu (12/1/2019).

Adapun penertiban APK dilakukan karena banyak Partai Politik (Parpol) dan calon legislatif peserta Pemilu melanggar aturan tentang kampanye dengan memasang APK bukan pada tempatnya.

Anggota Komisioner Bawaslu Kota Pekalongan, Bambang Sukoco menerangkan kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) yang ditindak lanjuti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“APK yang melanggar aturan sebenarnya sudah direkomendasikan dari Panwascam, kemudian ditindak lanjuti PPK dengan mengirimkan surat ke peserta Pemilu. Selain itu juga, Bawaslu juga sudah membuat surat peringatan kepada Parpol, dan memberi waktu 1x24 jam untuk menurunkan APK yang melanggar, namun tidak diindahkan,” katanya.

Pihaknya menuturkan, penurunan APK yang melanggar merupakan wewenang Satpol PP, sedangkan Bawaslu hanya ikut membantu dan mengawasi.

“Beberapa APK yang ditertibkan yaitu baliho, spanduk, dan bendera. Pelanggaran yang kami tertibkan beberapa ada pemasangan APK yang dipasang di pohon dengan cara di paku, dipasang di tiang yang bukan milik pribadi, dipasang di tempat dilarang seperti tempat ibadah dan tempat pendidikan,” paparnya.

Bambang menambahkan, semua jalan yang ada di Kota Pekalongan menjadi sasaran dalam penertiban, dan hal tersebut akan dilakukan hingga hari tenang.

“Mengimbau kepada Parpol dan peserta Pemilu untuk menertibkan sendiri APK yang melanggar, dan memasang sesuai dengan regulasi sebelum pihaknya bersama Satpol PP melakukan penertiban,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved