Heboh Tawon Vespa di Klaten, di Banyumas Ada Tawon Baluh dan Engang yang Juga Mematikan

Di Banyumas, September 2018 lalu, seorang pemburu larva lebah di Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang dikabarkan meninggal seusai disengat lebah

Heboh Tawon Vespa di Klaten, di Banyumas Ada Tawon Baluh dan Engang yang Juga Mematikan
Istimewa
Evakuasi sarang tawon oleh Tagana Banyumas di rumah warga beberapa hari lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG COM, BANYUMAS - Kasus kematian tujuh orang karena sengatan lebah Vespa atau 'tawon Ndas' di Klaten dalam dua tahun terakhir cukup mencengangkan.

Betapa binatang kecil itu amat bahaya dan punya kekuatan mematikan.

Kawanan tawon itu tak segan menyerang atau membela diri saat diganggu manusia.

Kasus kematian orang karena sengatan tawon bukan hanya terjadi di Klaten.

Di Banyumas, September 2018 lalu, seorang pemburu larva lebah di Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang meninggal seusai disengat ratusan lebah.

Heboh, Tawon Ndas atau Vespa Affinis Tewaskan 7 Orang di Klaten

Mengenal Lebih Jauh Tawon Ndas Yang Telah Tewaskan 7 Orang di Klaten

Tagana Banyumas Kondang ke Berbagai Daerah, Ini Kisahnya saat Evakuasi Sarang Tawon di Pemalang

Tawon Ndas Tewaskan 7 Orang di Klaten, Ini yang Harus Dilakukan Jika Temukan Sarang Tawon Vespa

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas Kusworo mengatakan, sekitar setahun lalu, warga di Kecamatan Cilongok Banyumas juga meninggal karena sengatan lebah.

Sebelum meninggal, warga itu sempat diserang kawanan tawon Engang saat ia sedang berburu bambu di kebun warga.

"Di Banyumas juga ada, tahun lalu di Cilongok. Dikeroyok tawon saat cari bambu,"katanya

Adapun korban sengatan tawon yang hanya mengalami luka ringan tak terhitung.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved