Polres Magelang Hanya Butuh Waktu Tiga Jam Ungkap Kasus Pembunuhan Warga Jakarta, Pelaku Enam Orang

Jajaran Kepolisian Resort Magelang berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian terhadap korban, Abdul Rahman (26)

Polres Magelang Hanya Butuh Waktu Tiga Jam Ungkap Kasus Pembunuhan Warga Jakarta, Pelaku Enam Orang
ISTIMEWA
Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho (tengah), Kasatreskrim AKP Bayu Puji H (kiri) dan Kasubaghumas Iptu Tugimin (kanan), merilis hasil pengungkapan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian, Minggu (13/1/2019), di Mapolres Magelang. 

TRIBUNJATENG.COM - Jajaran Kepolisian Resort Magelang berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian terhadap korban, Abdul Rahman (26), warga Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Korban dianiaya dan tubuhnya dibuang di kebun milik warga di Dusun Batur, Desa Wulung Gunung, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Mayat korban akhirnya ditemukan oleh warga pada Jumat (11/1/2019) lalu.

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menemui titik terang terkait kasus penganiayaan dan para pelakunya.

Tiga jam pascapenemuan itu, petugas berhasil meringkus enam pelaku penganiayaan terhadap korban, Abdul Rahman, yakni Wahyu Subekti(24),  Romlan (29), Purwanto(36) Tisan Ardiyana (24), keempatnya warga Dusun Gondang Legi RT 02/RW 05 Desa Ngasem Tegalrejo Kabupaten Magelang.

Kemudian, Natanael Abdi Putra (21), warga Dusun Nuren, Desa Purwosari, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, dan Sulis Adi Kusworo, 27, warga Kampung Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, menerangkan penganiayaan terjadi pada Jumat (11/1/2019) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, tersangka atas nama Wahyu tengah mengisi bahan bakar minyak di SPBU Secang. Dia melihat korban sedang menuju ke mushola di sekitar SPBU.

Wahyu kemudian memberitahukan keberadaan korban kepada pelaku lainnya. Para pelaku kemudian mendatangi korban dan menanyakan perihal sepeda motor yang dipinjam oleh korban.

Namun korban diam saja, sampai akhirnya, keenam pelaku langsung mengeroyok korban di SPBU tersebut

"Korban sempat melarikan diri tetapi ditangkap lagi oleh pelaku dan kembali dianiaya. Korban kemudian dibawa menuju ke rumah pelaku di Gondang Legi Tegalrejo. Di sana dirinya terus dianiaya, dari pukul 02.00-04.30 WIB," kata Yudianto, Minggu (13/1/2019) dalam jumpa pers ungkap kasus di Mapolres Magelang.

Yudianto mengatakan, pelaku kemudian membawa korban menggunakan kendaraann roda empat jenis Daihatsu Grandmax warna hitam dengan nopol DD 1076 DB, lalu membuangnya di sebuah kebun di Dusun Batur Wulan Gunung Sawangan.

"Pada saat itu, korban masih hidup namun dengan kondisi yang cukup parah, tetapi pada akhirnya nyawa korban tak terselamatkan,” ujarnya.(tribunjogja)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved