Tabligh Akbar Alumni 212 di Solo Tak Berizin, Ini Alasan Polresta Solo Tetap Perbolehkan Digelar

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai membenarkan ada penutupan sejumlah jalan protokol oleh kepolisian.

Tabligh Akbar Alumni 212 di Solo Tak Berizin, Ini Alasan Polresta Solo Tetap Perbolehkan Digelar
TRIBUN SOLO/ASEP AROWI
Suasana Tabligh Akbar Presidium Alumni (PA) 212 di Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/1/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai membenarkan ada penutupan sejumlah jalan protokol oleh kepolisian.

Hal tersebut untuk mengantisipasi membeludaknya jumlah massa yang masuk Kota Surakarta.

Menurut Andy, giat Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni 212 Solo Raya ilegal.

"Kami sudah minta panitia agar mengajukan surat izin. Tetapi tidak ada sampai sekarang," beber Andy di warung makan kawasan Kartopuran, Kota Surakarta, Minggu (13/1) siang.

Dia menjelaskan, acara tersebut harus sesuai Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas, serta Peraturan Kapolri nomor 10 tahun 2012 tentang penggunaan jalan diluar fungsi.

Andy menambahkan, pihaknya juga sudah meminta panitia tabligh akbar agar memindahkan lokasi kegiatan di masjid. Hal tersebut bertujuan tidak mengganggu kepentingan masyarakat pengguna jalan.

"Kami pastikan ini acara agama atau politik. Kalau agama ya baiknya di masjid. Tapi kami masih bisa memberi kelonggaran sehingga acara itu tetap diselenggarakan," ujarnya.

Sebagai informasi, Andy mengatakan kepolisian memberi kelonggaran waktu kegiatan selama dua jam. Mulai pukul 07.00 hingga 09.00.

Di tempat yang sama, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso berujar pihaknya turut mendukung pengamanan acara Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya.

"Kami tugaskan 180 personel satuan Sabhara, Resmob dan Intel dari Semarang. Mereka sudah seminggu di Solo untuk mengamankan ini," katanya. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved