18 Formasi Dokter Spesialis di Purbalingga Belum Terisi

Formasi Dokter spesialis akan mendapat perlakukan khusus dari Pemerintah terkait pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

18 Formasi Dokter Spesialis di Purbalingga Belum Terisi
ISTIMEWA
pembekalan pemberkasan CPNS di aula BKPPD Purbalingga 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Formasi Dokter spesialis akan mendapat perlakukan khusus dari Pemerintah terkait pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Heriyanto, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Purbalingga mengatakan, aturan mengenai usia batas maksimal peserta seleksi CPNS 35 tahun menyulitkan orang di bidang tertentu semisal dokter spesialis.

Dia pun menyampaikan wacana pemerintah pusat yang akan memberikan perlakuan khusus bagi dokter spesialis yang akan mendaftar CPNS.

“Pemerintah pusat mewacanakan untuk menambah batas usia pada formasi dokter spesialis,"katanya

Kebijakan tersebut bukan tanpa sebab. Formasi CPNS di bidang itu bukan tanpa peminat, namun banyak yang gagal ikut karena terbentur aturan ambang batas usia 35 tahun.

Untuk menyandang gelar dokter spesialis butuh proses lama dan panjang.

Heri menjelaskan, seorang yang berkuliah di Fakultas Kedokteran setidaknya membutuhkan 7 tahun masa kuliah.

Belum lagi, jika ia mengambil program spesialis yang pastinya akan menghabiskan waktu tidak sebentar.

Kondisi inilah yang menurut dia membuat banyak dokter spesialis tidak bisa mendaftarkan diri pada seleksi CPNS. Padahal, kebutuhan akan dokter spesialis di setiap daerah cukup besar.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved