3.850 Batang Pinus Ditanam Minimalisir Daerah Rawan Bencana Brebes

Sekitar 3.850 batang pinus ditanam pada November 2018 lalu bersama masyarakat Salem.

3.850 Batang Pinus Ditanam Minimalisir Daerah Rawan Bencana Brebes
ISTIMEWA
Mandor Polter PKBH Salem, Casro, bersama anggota Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes, Pelda Jahri, melakukan mengukur ketinggian beberapa pohon pinus, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Perhutani PKBH Salem Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, terus berbenah dalam upaya reboisasi wilayah hutan pinusnya di Kecamatan Salem, pasca longsor yang merenggut 18 korban jiwa di Desa Pasirpanjang Kabupaten Brebes pada 22 Februari 2018.

Empat jenazah tak ditemukan dalam peristiwa satu tahun silam itu dan 14 hektar persawahan penduduk tertutup material longsor dengan ketebalan antara 8-10 meter.

Longsor disebabkan terlepasnya tanah akibat tidak banyak akar yang mampu mencengkeramnya.

Mandor Polter PKBH Salem merangkap anggota tim BPBD Desa Pasirpanjang, Casro (41) mengatakan, bencana alam memang tak bisa dihindari.

Namun yang mampu dilakukan yaitu meminimalisir longsoran serupa dengan penghijauan ribuan pohon pinus (pine tree).

Upaya meminimalisir tersebut dengan mitigasi yang dilakukan khususnya di lingkungan sekitar mahkota longsoran lama atau di Bukit Labuhan Bulan petak petak 7 F seluas 7 hektare.

"Sekitar 3.850 batang pinus ditanam pada November 2018 lalu bersama masyarakat Salem. Termasuk pemagaran areal tanam dengan kawat duri agar tidak dimakan ternak liar warga," kata warga Dusun Cibuhun RT 1 RW 3 Pasirpanjang itu, Senin (14/1/2019).

Ia menuturkan, di petak itu juga telah dipasang dua alat Early Warning System (EWS) guna mendeteksi dan memberikan peringatan dini berupa sirine jika terjadi pergerakan tanah kepada 7 KK yang terdiri 23 jiwa penduduk Dusun Jojogan dan puluhan jiwa di Cibuhun Desa Pasir Panjang.

Pasalnya, kedua dusun ini diprediksi berada di jalur longsoran.

Casro bersama Bati Tuud Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes, Pelda Jahri, telah melakukan mengukur ketinggian beberapa pohon pinus dari kurang lebih 3.300 batang yang ditanam di petak 7 D seluas 6 hektare.

"Petak 7 D terletak di depan objek wisata alam Kalibaya atau di samping areal pembukaan Jalan Provinsi Banjarharjo-Salem baru sepanjang 8,7 kilometer guna menggantikan akses lama yang pernah hilang sepanjang 520 meter, tersapu gelombang tanah tersebut," tambah Pelda Jahri. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved