Salatiga Belum Terapkan Kartu Nikah, Ini Alasannya

Belum seluruh kabupaten maupun kota di Jawa Tengah menerapkan kartu nikah.

Salatiga Belum Terapkan Kartu Nikah, Ini Alasannya
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kepala Kemenag Kota Salatiga Fahrudin 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kementerian Agama (Kemenag) RI berencana menggantikan buku nikah dengan kartu nikah karena alasan lebih aman dan tidak mudah dipalsukan.

Secara resmi penerapan kartu nikah dimulai bulan ini, Januari 2019 di Jawa Tengah.

Tetapi belum seluruh kabupaten maupun kota di provinsi ini menerapkan kartu nikah itu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Salatiga Fahrudin mengatakan, baru 5 daerah di Jawa Tengah yang telah mulai ujicoba sebagai pilot project.

Kelima daerah itu yakni Kota Semarang, Tegal, Surakarta, Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.

"Jika Kota Salatiga belum," katanya kepada Tribunjateng.com di kantornya Jalan Diponegoro Nomor 136 Kota Salatiga.

Dikatakan Fahrudin, secara sederhana kartu nikah berfungsi sebagai tanda pasangan yang sudah menikah memiliki ketetapan sah dan diakui negara.

Untuk sementara menurutnya, Kota Salatiga masih menerapkan program lama bagi pasangan telah menikah diberikan buku.

Dia menambahkan, ujicoba pada beberapa daerah itu dimaksudkan pula melihat kurang-lebihnya program itu.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved