Joko Bikin Sofa Bakpao Berbahan Ban Bekas, Kini Sudah Ekspor ke Malaysia

Joko warga Kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Barat Bikin Sofa Bakpao Berbahan Ban Bekas, Kini sudah Ekspor ke Malaysia

Joko Bikin Sofa Bakpao Berbahan Ban Bekas, Kini Sudah Ekspor ke Malaysia
tribunjateng/mahasiswa UIN Magang
SOFA BAKPAO - Joko Prasetyo membuat sofa bakpao menggunakan bahan ban bekas di kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, (8/1) 

"Sofa bakpao bisa digunakan tahan bertahun-tahun. Yang penting perawatannya, ini tahan hujan dan panas," kata Joko kepada Maya Fadilatuzzulfa dan Afifah Syifa Qonita yang melakukan wawancara di lokasi usaha.

Biar awet bersih dan tahan lama, sofa bakpao cukup dilap menggunakan kanebo.

Jangan kena puntung rokok atau api karena bahan yang digunakan sintetis.

Sofa bakpao itu dipasarkan dengan harga mulai Rp 300 ribu hingga Rp 350 ribu per unit.

Jika satu set lengkap harga Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta.

Satu set yang terdiri dari empat kursi dan satu meja bisa selesai dikerjakan dalam waktu dua hari.

Omzet sebulan berkisar Rp 50-75 juta per bulan.

Kini dia punya lima karyawan.

Keuntungan kira-kira 25 persen dari omzet.

"Dalam mencari karyawan tetap yang tekun memang sulit. Sebab itu, saya memperkerjakan karyawan borongan. Gaji yang didapat mereka tergantung sofa yang dibuat," kata dia.

Joko berharap pemerintah daerah memberikan bantuan modal usaha dan peralatan supaya usahanya makin berkembang. (*)

Penulis: iswidodo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved