Satgas Antimafia Bola: Hingga Saat Ini Terima 338 Laporan

Satgas Antimafia Bola sudah menerima 338 laporan masyarakat terkait dugaan mafia bola, sejak kali pertama dibentuk Polri.

Satgas Antimafia Bola: Hingga Saat Ini Terima 338 Laporan
KOMPAS.COM/RESA JURNALISTON
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo memaparkan perkembangan kasus dugaan mafia bola melalui konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri Jakarta, Rabu (16/1/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, Kepolisian RI telah menerima 338 laporan masyarakat terkait dugaan mafia bola.

Laporan-laporan ini diterima melalui hotline yang telah dibentuk Satgas Anti Mafia Bola.

“Saat ini untuk laporan yang masuk ke call center Satgas Antimafia Bola sudah ada 338 laporan dari masyarakat sejak Satgas dibentuk,” kata Dedi saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan kajian dan analisa.

Dari 338 laporan itu, yang layak dijadikan bahan informasi, klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi ada 73 laporan.

“Ada 73 laporan yang bisa ditindaklanjuti oleh Satgas untuk dilakukan investigasi atau penyelidikan,” kata Dedi.

Dari 73 laporan itu diklusterkan ke beberapa bagian seperti laporan terkait pengurusan, laporan terkait wasit, laporan terkait pertandingan yang aneh, pemain yang aneh, dan laporan tentang ancaman.

“Sudah mulai masuk laporan tentang ancaman beberapa orang, sudah dilaporkan ke satgas antimafia bola,” kata Dedi.

Satgas juga menetapkan status tersangka kepada perangkat pertandingan Persibara melawan PS Pasuruan.

Empat tersangka itu adalah CH (pelaku cadangan wasit), DS (sebagai pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan), P (selaku asisten wasit I) dan MR (sebagai asisten wasit II).

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved