KPU Salatiga Tetapkan 55 Orang Jadi Anggota Relawan Demokrasi. Begini Tugas Mereka

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menetapkan 55 orang menjadi anggota relawan demokrasi.

KPU Salatiga Tetapkan 55 Orang Jadi Anggota Relawan Demokrasi. Begini Tugas Mereka
TRIBUN JATENG/M NAFIULĀ HARIS
Pendaftar calon anggota relawan demokrasi mengantre saat sesi wawancara di KPU Kota Salatiga (17/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga menetapkan 55 orang menjadi anggota relawan demokrasi.

Mereka nantinya bertugas sebagai kepanjangan tangan KPU untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah agar menggunakan hak pilih pada 17 April mendatang.

Anggota KPU Salatiga Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Abdul Rochim mengatakan pembukaan pendaftaran calon relawan demokrasi telah dibuka sejak tanggal 7 Januari 2019.

Hingga penutupan 17 Januari katanya terdapat sebanyak 67 pendaftar namun disesuaikan kebutuhan diambil 55 orang.

"Selanjutnya mereka yang lolos akan menjalani Bimbingan Teknis tanggal 22 Januari 2019 mendatang. Setelah itu dilepas ke lapangan untuk sosialisasi," katanya kepada Tribun Jateng di Kantor KPU Jalan Argosari Kota Salatiga Kamis (17/1/2019).

Komisioner Bawaslu Jateng Nilai Baliho Caleg di Pertigaan Subur Temanggung Bukan APK

Dikatakan Rochim, relawan demokrasi diambil dari berbagai unsur komponen masyarakat mengakomodir sesuai 11 basis pemilih yang telah ditetapkan sebelumnya.

Di antaranya keluarga, pemilih pemula, kelompok muda, perempuan, dan disabilitas.

Selebihnya mereka berlatar dari kelompok berkebutuhan khusus, kaum marginal, komunitas sosial, dan keagamaan serta netizen atau warganet. Masing-masing basis terdiri dari lima orang.

"Harapan KPU dengan relawan ini terbantu dalam hal sosialiasi untuk basis-basis pemilih masyarakat tersebut," terangnya.

Menurut Rochim, selama rekrutmen pendaftar berasal dari berbagai unsur, seperti dari Komunitas Mobil Salatiga (KMS) yang menaungi semua komunitas mobil di Salatiga.

Grand Candi Hotel Semarang Berikan Harga Spesial Bagi Pelanggan Citilink Indonesia

Kemudian lanjutnya, ada pula aktivis organisasi masyarakat mula dari NU, Muhammadiyah dan MTA.

Ia berharap, 55 relawan demokrasi tersebut dapat memaksimalkan sosialisasi di Ormas masing-masing.

"Kami juga ambil wakil organisasi mahasiswa seperti IMM, HMI, PMII maupun BEM baik dari IAIN, AMA dan UKSW," ujarnya.

Sedangkan yang sifatnya berbasis keagamaan baik Islam maupun Kristen atau lainnya diminta pula mengitensifkan sosialissi di basis keagamaan masing-masing dan menginisiasi kegiatan sosialisasi. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved