BPBD Solo Siap Masuk Ekstrakurikuler SMA/SMK

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta bersiap menerapkan studi kebencanaan dalam kurikulum pendidikan

BPBD Solo Siap Masuk Ekstrakurikuler SMA/SMK
Tribunjateng.com/Faizal Affan
Ganjar pranowo (baju korpri) sedang melihat simulasi penyelamatan korban gempa bumi di sma n 1 bumiayu, kamis (17/1/2019). Ia ingin sma/smk di jateng menerapkan pelatihan mitigasi bencana minimal 2 kali dalam setahun. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta bersiap menerapkan studi kebencanaan dalam kurikulum pendidikan.

Kepala harian BPBD Surakarta, Eko Prajudhy Noor Aly menuturkan siswa dan guru membutuhkan lima pengetahuan kebencanaan.

"Pertama itu banjir. Lalu angin Puting Beliung, gempa, letusan gunung, dan pohon tumbang," ujarnya, Jumat (18/1/2019) siang.

Dia berpendapat, pengetahuan kebencanaan baiknya diterapkan pada program ekstrakurikuler sekolah, terutama SMA/ SMK.

"Menurut saya lebih baik masuk eskul dulu. Jangan ke pelajaran pokok. Karena dalam ilmu kebencanaan, disamping teori ada prakteknya,"imbuh Eko.

Dia berpendapat, rencana gubernur sangat tepat dalam menghadirkan pengetahuan kebencanaan di sekolah.

"Pastinya sebelum terlaksananya program itu kan ada tahapan-tahapannya dulu, termasuk kesiapan gurunya dan perlengkapannya. Kalau komponen itu sudah siap, maka akan mudah dalam pembelajaran nanti," terang Eko. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved