Longsor Akibatkan Warga Desa Curugmuncar Pekalongan Terisolir
Warga Desa Curugmuncar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan berharap material longsor segera dipindahkan.
Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Warga Desa Curugmuncar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan berharap material longsor segera dipindahkan.
Jalan Desa Yosorejo-Curugmuncar merupakan satu-satunya akses warga sekitar menuju ke Kejan maupun ke Banjarnegara.
Seorang warga Desa Curugmuncar, Arni (30) berharap jalan tersebut bisa dilewati kembali.
“Longsor memutus akses warga Desa Songgodadi dan Curugmuncar, padahal jalan tersebut menjadi akses utama warga,” jelasnya kepada Tribunjateng.com melalui sambungan telepon, Jumat (18/1/2018).
Pihaknya yang sempat merekam peristiwa longsornya bukit yang mengakibatkan tertupnya jalan desa, mengaku kebingungan.
“Hujan terus mengguyur Petungkriyono, di sini jauh dari pusat pemerintahan ataupun pasar. Kalau akses jalan terputus masyarakat pastinya terisolir,” katanya.
Sementara itu Rojiin warga lainya menuturkan, lokasi tersebut memang kerap terjadi longsor saat hujan lebat.
“Setiap musim penghujan kawasan tersebut terjadi longsor, paling parah tahun lalu. Meski tidak ada korban warga tetap khawatir saat melintas,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/warga-sekitar-berusaha-memindahkan-material-longsor-secara-manual-jumat-1812019.jpg)