ISAC Solo Apresiasi Pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir

The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo mengapresiasi keputusan pemerintah membebaskan Ustadz Abu Bakar Baasyir.

ISAC Solo Apresiasi Pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir
Istimewa
Sekretaris ISAC Solo, Endro Sudarsono memperlihatkan bahan keterangan pers tertulis, Minggu (20/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo mengapresiasi keputusan pemerintah membebaskan Ustadz Abu Bakar Baasyir.

Ketua ISAC, HM Kurniawan menuturkan, suksesnya upaya mengubah status bebas bersyarat menjadi bebas murni Ustaz Abubakar Baasyir adalah langkah berani dari Penasehat Hukum Jokowi-Maaruf, Yusril Ihza Mahendra.

"Usulan Yusril untuk mengesampingkan beberapa syarat dalam status bebas bersyarat menjadi bebas murni, telah disetujui Presiden Jokowi adalah sebuah terobosan kebijakan dalam Lembaga Pemasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM," tulis HM Kurniawan melalui keterangan persnya pada Tribunjateng.com, Minggu (20/1/2019) siang.

Abu Bakar Baasyir Dibebaskan, Ganjar Pranowo: Mudah-mudahan Semua Bisa Menyambut Gembira

Pertentangan antara keyakinan Ustaz Abubakar Baasyir dan aturan normatif yang berlaku, telah disulap Yusril dengan menghadap ke Presiden Jokowi.

Ada dua pertimbangan atas bebasnya Ustadz Abu Bakar Baasyir.

Ustadz Abu Bakar Bakar Baasyir Tekankan Hanya akan Taat pada Islam

Pertama, hak bebas bersyarat setelah menjalani dua pertiga masa tahanan.

Kedua, pertimbangan atas dan demi ulama sepuh, serta atas dasar peri kemanusiaan.

Abu Bakar Baasyir Dibebaskan, Yusril: Penghormatan pada Seorang Ulama

"Timbul pertanyaan, sanggup dan mampukah Presiden Jokowi meredam pemerintah Australia yang merasa kurang nyaman terhadap rencana bebasnya Ustaz Abu Bakar Baasyir?" tandasnya.(*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved