Liga 1

RESMI, Hari Nur Bertahan di PSIS: Kalau Cinta Tak Perlu Alasan

PSIS Semarang dan Hari Nur Yulianto akhirnya bersepakat kembali bekerjasama, usai melakukan pembicaraan panjang.

RESMI, Hari Nur Bertahan di PSIS: Kalau Cinta Tak Perlu Alasan
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Kapten PSIS, Hari Nur Yulianto dan pelatih Jafri Sastra berfoto bersama seusai menjalani official training di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (30/12) pagi, sebelum menjamu Persipura Jayapura keesokan harinya. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dan Hari Nur Yulianto akhirnya bersepakat kembali bekerjasama, usai melakukan pembicaraan panjang.

Kontrak kapten PSIS ini bakal berlaku dari Januari 2019 hingga Desember 2020.

Pemain berusia 28 tahun ini mengaku, alasannya masih ingin bertahan di PSIS karena merasa nyaman berada di klub berjuluk Mahesa Jenar ini.

“Kalau cinta tidak perlu alasan,” kata Hari Nur, Minggu (20/1/2019).

BREAKING NEWS: Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSI Pagi Ini

Inilah Alasan Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI

Hari Nur menyetujui perpanjangan kontrak yang ditawarkan manajemen pada Sabtu kemarin.

Pemain bernomor punggung 22 tersebut mengungkapkan jika ia masih ingin memberikan kontribusi lebih baik lagi untuk PSIS Semarang.

Selama berkostum PSIS sejak musim 2013, ia sudah mengoleksi 43 gol. Menjadikannya top skorer sepanjang masa klub.

Di Liga 1 musim lalu, ia juga menjadi top skorer kedua PSIS dibawah Bruno Silva.

Sebenarnya Hari Nur mencetak 12 gol, namun hanya 11 gol yang disahkan operator liga. Sebab satu gol Hari Nur dianggap milik Bruno Silva.

“Yang pasti saya masih ingin membantu tim ini agar menjadi lebih baik dari tahun kemarin. Saya juga ingin mencetak lebih banyak gol dibandingkan musim sebelumnya,” kata pemain yang akrab disapa Mukri ini.

Dalam kesempatan terpisah, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengungkapkan mempertahankan Hari Nur merupakan tantangan terberat, mengingat banyaknya klub-klub yang mengincarnya.

“Mempertahankan Hari Nur adalah tantangan terberat, mengingat kita bersaing dengan klub-klub kaya Liga 1 dan klub asal Thailand, tapi saya sudah yakin dari awal bahwa uang bukan segalanya, dan saya yakin Hari Nur akan selalu bersama kita hingga pensiun,” kata Yoyok.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved