Kementerian PUPR Umumkan Harga Perumahan Subsidi Bakal Naik Bulan Depan

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan harga rumah subsidi dipastikan akan naik bulan Februari 2019.

Kementerian PUPR Umumkan Harga Perumahan Subsidi Bakal Naik Bulan Depan
Facebook
Ilustrasi Perumahan Puri Indah Tampingan Boja, Kabupaten Kendal, merupakan perumahan subsidi. 

TRIBUNJATENG.COM - Harga rumah subsidi dipastikan akan naik bulan Februari 2019.

Besaran kenaikannya masih dalam pembahasan Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan hal tersebut, Senin (21/1/2019).

"Sekarang sedang dibahas di Kementerian Keuangan. Paling lambat diputuskan bulan depan, diusahakan semoga bisa bulan ini," ujar Khalawi.

Dia mengatakan, jumlah kenaikan yang diusulkan adalah 3 persen sampai 7,5 persen.

Angka itu hanya berlaku untuk tahun 2019, sedangkan untuk tahun-tahun berikutnya akan dibicarakan lebih lanjut.

Pengembang Berharap Pemerintah Setujui Program Perumahan MBR Plus

Program Satu Juta Rumah, Kementerian PUPR Targetkan Bangun 635.361 Unit di Tahun 2019

Sembari menunggu keluarnya surat keputusan, harga rumah subsidi untuk sementara masih menggunakan harga yang berlaku pada 2018.

Untuk diketahui, angka kenaikan harga rumah subsidi berbeda-beda di setiap daerah.

Ada beberapa faktor yang membuat perbedaan harga, di antaranya harga material dan tanah di masing-masing daerah.

"Harga tanah itu yang paling tinggi pengaruhnya, di setiap daerah beda-beda, misalnya di Papua, Bali, dan yang lain,” ucap Khalawi.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved