Harta Bendanya Pernah Ludes Digasak Maling, Huda Kini Sukses Biayai Kuliah Dari Usaha Sablon

Mohammad Khoirul Huda mahasiswa semester lima Prodi Perbankan Syariah membiayai kuliahnya dari hasil menjalankan usaha sablon di rumahnya.

Harta Bendanya Pernah Ludes Digasak Maling, Huda Kini Sukses Biayai Kuliah Dari Usaha Sablon
Istimewa
Huda di Tempat Usaha Sablonnya, Tegalarum, Margoyoso, Pati.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mazka Hauzan Naufal

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Namanya Mohammad Khoirul Huda. Pria 22 tahun ini merupakan mahasiswa semester lima Prodi Perbankan Syariah.

Nama perguruan tinggi tempatnya berkuliah adalah Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) Pati.

"Huda Sablon" begitu panggilan yang identik dengannya.

Bukan tanpa alasan, ia memang sehari-hari menjalankan usaha sablon di rumahnya, Desa Tegalarum, Margoyoso, Pati.

Dari usaha itulah ia membiayai kuliahnya secara mandiri.

"Saya ambil kuliah hari Sabtu dan Minggu. Di luar itu saya menjalankan bisnis," tutur Huda, Selasa (22/1/2019).

Di balik kesuksesannya berbisnis dan membiayai kuliahnya sendiri, ternyata ada kisah perjuangan yang cukup panjang.

Ini Permintaan Bupati Juliyatmono Ketika Serahkan SK Pemberhentian Puluhan Kades

Huda menuturkan, pada 2015, malam hari setelah pengumuman kelulusan Madrasah Aliyah, seluruh harta benda yang ia punya digasak maling.

Huda menempuh pendidikan MA di satu sekolah di Desa Kajen, Margoyoso, Pati.

Halaman
1234
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved