Ingin Daerahnya Kondusif, Kades di Demak Rusak APK di Depan Mushala, Ternyata Berbuntut Hukum

Kepala Desa Berahan Wetan, Bisri Purwanto membenarkan tuduhan terkait perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) Partai Persatuan Pembangunan.

Ingin Daerahnya Kondusif, Kades di Demak Rusak APK di Depan Mushala, Ternyata Berbuntut Hukum
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Ketua Bawaslu Demak, Khoirul Saleh menunjukkan bukti perusakan APK kepada wartawan di Kantor Bawaslu Demak, Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kepala Desa Berahan Wetan terancam Undang-Undang tentang Pemilihan Umum akibat perusakan Alat Peraga Kampanye yang dilakukan di Dukuh Menco, Desa Berahan Wetan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Demak, Khoirul Saleh kepada wartawan usai pemeriksaan kepala desa Berahan Wetan di kantor Bawaslu Demak, Selasa (22/1/2019).

Ditambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan klarifikasi untuk menggali lebih jauh terkait laporan tersebut.

"Jika memang nanti terbukti, itu sesuai UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yaitu dikenakan sanksi pidana penjara paling lama dua tahun dengan denda paling banyak 24 juta" terangnya.

Relawan Demokrasi Kabupaten Semarang Wajib Sasar Warganet dan Penyandang Disabilitas

Kepala Desa Berahan Wetan, Bisri Purwanto membenarkan tuduhan terkait perusakan APK.

Namun demikian, dirinya tidak tahu jika hal itu melanggar aturan Undang-undang pemilu dan tidak unsur kesengajaan terkait perusakan APK.

Pihaknya hanya menginginkan desanya kondusif terkait pemilu.

"Saya sobek tiga APK PPP menggunakan silet. APK itu berada di depan mushola. Saya tidak tahu kalau itu melanggar Undang-undang Pemilu," ungkapnya.

Wakil Ketua DPC PPP Demak, Abdul Khamid mengatakan sebelumnya tim dari PPP yang berada disana menyampaikan bahwa ada pengerusakan APK milik PPP di Dukuh Menco yang diduga pelakunya Oknum Kepala Desa.

"Ada teman telah melihat langsung perusaknya adalah oknum Kepala Desa Berahan Wetan yang berinisial Bisri Purwanto," ungkapnya.

Desa Sriwulan Sayung Tergenang Rob, Jalan Pantura Semarang-Demak Macet

Kemudian, kata dia, yang berhak menangani perusakan APK yaitu Bawaslu Demak.

Oleh karena itu, pihaknya melaporkan ke Bawaslu Demak keterkaitan perusakan APK.

Sebelumnya, DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Demak melaporkan kepada Bawaslu Demak terkini perusakan APK yang diduga dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Berahan Wetan pada Jumat (18/1/2019).

Kemudian, Bawaslu telah klarifikasi para saksi dan mengumpulkan bukti serta memeriksa kepala desa Berahan Wetan. (*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved