Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kronologi Baliho Caleg Roboh Timpa Pengendara hingga Tewas di Kabupaten Banjarnegara

Baliho Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang roboh menimpa pengendara motor hingga tewas di Banjarnegara

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
net
Ilustrasi angin kencang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Baliho Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang roboh menimpa pengendara motor hingga tewas di Banjarnegara, terjadi pada Selasa (22/1/2019) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa baliho caleg roboh tersebut bermula, saat hujan deras disertai angin kencang para warga dikejutkan dengan suara teriakan di Jalan Raya Batur-Dieng, Desa Sumberejo, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Beberapa warga yang selesai menjalankan jemaah salat magrib di musala setempat, sontak memburu sumber suara itu.

Mereka menuju sumber suara di Jalan Raya Batur-Dieng. Ternyata, mereka menemukan seorang pengendara, bernama Khonsum, warga Rt 6 Rw 4 Desa Batur Kecamatan Batur, dalam keadaan terkapar.

Sebuah baliho bergambar caleg roboh menimpa tubuhnya hingga tersungkur.

Warga cepat menolong korban dan membawanya ke Puskesmas 1 Batur.

Angin Kencang, Baliho Caleg Roboh Menimpa Pengendara hingga Tewas di Banjarnegara

Nahas, nyawa korban tak tertolong dalam insiden itu. Korban meninggal dunia dengan luka di kepala bagian dahi.

"Korban sudah dibawa pulang ke rumah korban untuk dimakamkan oleh keluarga," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, Khonsum sempat mengendarai sepeda motor dengan berboncengan bersama Peni (45), dalam perjalanan pulang ke rumah di Dukuh Sigeblok.

Namun, semampai di Desa Sumberejo, perjalanan mereka disertai peristiwa angin kencang yang merobohkan baliho di sisi jalan raya Batur-Dieng. Nahas, baliho itu ambruk menimpa Khonsum dan melukai kepalanya luka hingga meninggal.

Menurut Kepala Dusun Serang desa Sumberejo Batur Nurul Muntaha, hujan disertai angin kencang yang berlangsung sejak kemarin sore hingga malam, (22/1/2019), bukan hanya merobohkan baliho hingga menewaskan pengendara.

Angin kencang juga menyebabkan beberapa bangunan atau gudang kentang milik warga rusak di bagian atap.

Angin kencang juga dipastikan merusak sebagian tanaman petani di Desa Sumberejo. Tanaman kentang yang rentan rusak akibat angin kencang umumnya berusia 1 sampai 1,5 bulan.

Angin kencang yang menerjang membuat tanaman kentang ambruk hingga batang patah. Petani pun terancam merugi karena sebagian tanamannya mati karena terjangan angin.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved