Karyawan Bergaji UMR Bisa Punya Rumah. Begini Caranya . . .

Anda yang mempunyai penghasilan pas-pasan atau setara UMR masih bisa mewujudkan cita-cita mempunyai rumah idaman asalkan mengetahui caranya.

Karyawan Bergaji UMR Bisa Punya Rumah. Begini Caranya . . .
Kementerian PUPR
Ilustrasi rumah. 

TRIBUNJATENG.COM - Harga rumah naik setiap tahun. Sering kali angka kenaikannya tidak berbanding lurus dengan jumlah penghasilan seseorang.

Terlebih bagi karyawan yang memiliki gaji pas-pasan, termasuk mereka dengan penghasilan di kisaran upah minimum regional (UMR).

Tentu saja, peningkatan harga ini makin memberatkan keinginan untuk membeli rumah sesuai pendapatannya.

Namun, sebenarnya untuk Anda yang mempunyai penghasilan pas-pasan atau setara UMR masih bisa mewujudkan cita-cita mempunyai rumah idaman asalkan mengetahui caranya.

Kementerian PUPR Umumkan Harga Perumahan Subsidi Bakal Naik Bulan Depan

Menurut Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto, orang yang bergaji UMR bisa menyisihkan sebesar 20 hingga 30 persen dari gaji bulanannya agar bisa digunakan untuk membayar down payment (DP) atau uang muka pembelian rumah.

Selain itu, jika ada bonus dan tunjangan hari raya (THR) yang diberikan dari perusahaan dalam waktu tertentu, sebaiknya disisihkan sebagian sebagai tambahan tabungan.

"Sisihkan 20 sampai 30 persen per bulan, plus kalau ada tambahan dari bonus dan THR,” ucap Ligwina, Jumat (25/1/2018).

Sebagai ilustrasi, dia mencontohkan, karyawan dengan gaji Rp 3 juta per bulan.

Bila harus menyisihkan minimal 20 persen dari gajinya, maka setiap bulan ada tabungan Rp 600.000.

Kemudian, dikalikan 12 bulan atau selama setahun, hasilnya adalah Rp 7.200.000.

Halaman
123
Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved