Peringati HKN Hari Kesehatan Nasional, Dinkes Kota Tegal Gelar Skrining Penyakit Tidak Menular

Dinas Kesehatan Kota Tegal Menggelar Skrining Penyakit Tidak Menular kepada Masyarakat dan Pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Tegal Jumat (25/1).

Peringati HKN Hari Kesehatan Nasional, Dinkes Kota Tegal Gelar Skrining Penyakit Tidak Menular
IST
Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Tahun 2019, Dinas Kesehatan Kota Tegal Menggelar Skrining Penyakit Tidak Menular 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-59, Dinas Kesehatan Kota Tegal menggelar skrining penyakit tidak menular kepada masyarakat dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Ada pula Apel besar HKN yang dipimpin Walikota Tegal HM Nursholeh di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu. Jumat (25/1/2018).

Diungkapkan Nursholeh, kurang gizi akan menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental.

Kekurangan juga berpengaruh pada  berkurangnya tingkat kecerdasan, meningkatnya kejadian stunting (pendek) pada masyarakat.

Dalam arahannya, walikota berharap dengan menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Hehat (Germas) tercipta generasi Kota Tegal yang sehat dan berstatus gizi baik.

Masyarakat juga diharapkan  dapat meningkatkan pemahaman dan ketrampilan anggota keluarga dalam menyiapkan dan memberikan MP (makanan pendamping) ASI guna mencegah terjadinya stunting).

Pada peringatan HKN tahun ini juga dicanangkan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Bersama Remaja Putri serta Konseling Gizi dan Skrining Penyakit Tidak Menular Masyarakat.

Usai apel, Walikota Tegal bersama masyarakat dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tegal melanjutkan kegiatan dengan melakukan Konsultasi Gizi dan Skrining Penyakit Tidak Menular.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Sri Primawati Indraswari, kegiatan ini dilakukan karena ada geseran terhadap penyakit tidak menular yang saat ini trennya cenderung naik.

Ada penyakit kolesterol, stroke, dan diabetes.

Hal yang diperiksa dalam skrining tersebut diantaranya indeks masa tubuh, kolesterol, tekanan darah, gula darah, dan asam urat.

“Penyakit-penyakit tersebut trennya naik, karena itu kita lakukan skrinning,” ucap Prima.  

Dia menambahkan,  bila dalam skrining diketahui seseorang menderita salah satu penyakit, akan mendapat rujukan guna melakukan pemeriksaan di puskesmas atau rumah sakit.

Karena kebanyakan penyakit tmuncul akibat pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, dia mengimbau masyarakat melaksanakan pola hidup sehat dengan Cerdik (Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres). (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved