Tabloid Indonesia Barokah Sudah Diedarkan ke Beberapa Masjid di Kecamatan Banjarharjo Brebes

Setidaknya ada enam masjid di Kecamatan Banjarharjo Brebes yang sudah menerima kiriman paket berisi Tabloid Indonesia Barokah itu.

Tabloid Indonesia Barokah Sudah Diedarkan ke Beberapa Masjid di Kecamatan Banjarharjo Brebes
Istimewa
Pengurus masjid di Kecamaatan Banjarharjo, Brebes, menunjukan tabloid Indonesia Barokah yang diterima. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, bergerak cepat menanggapi laporan warga masyarakat terkait peredaran Tabloid Indonesia Barokah di wilayahnya.

Tabloid tersebut meresahkan karena dinilai berbau politik, provokasi dan menyudutkan salah satu pasangan Capres dan Cawapres pada Pilpres 2019 ini.

Setidaknya ada enam masjid yang sudah menerima kiriman paket berisi Tabloid Indonesia Barokah itu.

Ketua Panwaslu Kecamatan Banjarharjo, Moh Azam mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Babinsa Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Serda Sulis, yang meneruskan aduan dari pengurus Masjid Al Husna, Muhaimin (48) Desa Banjarharjo, Kecamatan Banjarharjo, Kamis (24/1/2019) malam.

Terkait Tabloid Indonesia Barokah, Polres Temanggung: Belum Ada Landasan Hukum Tepat Untuk Menyita

Tabloid Indonesia Barokah Menurut Yenny Wahid: Selama Tak Langgar Asas Jurnalisme, Tak Masalah

Dalam aduannya, Muhaimin mendapati paketan sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam paket yang dikirim tertulis alamat pengirim yaitu Pondok Melati, Bekasi. Setelah dibuka, berisi Tabloid Indonesia Barokah.

"Pelapor telah menerima amplop berwarna coklat, begitu dibuka dan dibaca ternyata isinya bermuatan politik serta menjelekkan salah satu Paslon Capres. Kami bersama Babinsa langsung terjun ke lokasi guna langkah antisipasi dan mengamankan barang bukti untuk dikaji karena berkaitan dengan isu black campaign," katanya, Jumat (25/1/2019).

Dari inventarisir yang dilakukan, ada beberapa masjid yang juga mendapatkan paketan serupa antara lain, Masjid Cikuya (2 paket), Ponpes (1 paket) sudah diamankan di Balai Desa, Masjid Baiturrahman Desa Dukuh Jeruk (3 paket), Masjid Al Ikhsan Desa Ciawi (3 paket), Masjid Desa Cibendung (3 paket), Masjid Raudhatul Mustaqim Dukuh Sindangraja Desa Bandungsari (3 paketan) dan di Desa Malahayu 4 paket.

"Semua paket sudah diserahkan ke Polsek dan Panwalu Kecamatan Banjarharjo. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing politik adu domba di bulan-bulan politik ini," imbaunya.

Ia menerangkan, ujaran kebencian dan provokasi dalam bentuk apapun terhadap salah satu calon peserta Pemilu 2019 akan sangat berpengaruh terhadap kondusifitas wilayah.

Jika ditelan mentah masyarakat, tentunya akan menimbulkan konflik dualisme antar pendukung pasangan calon.

"Kami juga berkoordinasi dengan Kantor Pos Kabupaten Brebes agar jika ada paketan dengan alamat serupa, agar segera menyimpan atau menunda dulu pengirimannya sampai ada kajian," tambahnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved