Normanisa Meninggal Tersengat Aliran Listrik Saat Perjalanan ke Masjid

Normanisa meninggal karena tersengat aliran listrik saat menembus genangan banjir menuju masjid lingkungan tempat tinggalnya sekitar pukul 04.0

Normanisa Meninggal Tersengat Aliran Listrik Saat Perjalanan ke Masjid
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kondisi banjir di Kecamatan Pekalongan Timur hingga saat ini belum surut, Minggu (27/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Musibah banjir di Kota Pekalongan, membuat duka bagi kedua orangtua anak ini.

Yakni M Fathir (8) Desa Pucung Rt 06 Rw 02 Kecamatan Tirto dan Normanisa (10) Desa Poncol Rt 04 Rw 09 Kecamatan Pekalongan Timur.

Fathir meninggal lantaran diduga terseret arus saat berenang bersama rekan-rekannya di saluran tersier Balai Desa Pucung Kecamatan Tirto, Minggu (27/1/2019) sekitar pukul 08.00.

Sementara Normanisa diduga tersengat aliran listrik penerangan jalan saat menembus genangan banjir menuju masjid lingkungan tempat tinggalnya sekitar pukul 04.00.

Meninggalnya Normanisa pun dibenarkan Kapolsek Pekalongan Timur AKP Junaidi saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Minggu (27/1/2019).

Dugaan sementara menurutnya, anak tersebut meninggal seusai tersengat listrik, kemudian terjatuh di genangan air.

“Warga mengetahui korban setelah 10 menit berlalu. Kemudian anak itu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Siti Khodijah Kota Pekalongan,” paparnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved