Jika ke Kebumen Jangan Lupa Cicipi Nasi Penggel

Nasi Penggel Pak Suratman terletak di Jl. Raya Pejagoan sehingga mudah dijangkau oleh para pengunjung.

Jika ke Kebumen Jangan Lupa Cicipi Nasi Penggel
tribunjateng/mahasiswa UIN Magang
Nasi Penggel di warung makan Pak Suratman di Jalan Raya Pejagoan Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Tiap daerah punya makanan khas atau kuliner yang punya cita rasa tersendiri. Keunikan dari nama menu, atau cara penyajian, bahan makanan juga menjadi pembeda.

Sebut saja Kebumen, punya kuliner khas yaitu Nasi Penggel. Nasi penggel merupakan salah satu kuliner khas Kebumen yang mudah dijumpai di pinggir jalan dan pusat kota. Makanan khas ini hanya ada di pagi hari karena memang lebih pas dan nikmat ketika dijadikan sarapan.

Sebut saja warung Nasi Penggel Pak Suratman. Warung ini merupakan usaha turun temurun dari sang Ibunda yang dimulai sejak 1960an. Suratman (70) mulai meneruskan usaha nasi penggel sejak tahun 2010.

Nasi Penggel di warung makan Pak Suratman di Jalan Raya Pejagoan Kebumen
Nasi Penggel di warung makan Pak Suratman di Jalan Raya Pejagoan Kebumen (tribunjateng/mahasiswa UIN Magang)

Nasi Penggel Pak Suratman terletak di Jl. Raya Pejagoan Kebumen sehingga mudah dijangkau oleh para pengunjung. Lokasi ini dapat dijangkau dari Pusat Kota Kebumen dengan jarak tempuh sekitar 10 menit. Karena lokasinya berada di pinggir jalan raya, maka lahan parkir kendaraan terbatas.

Kuliner ini disebut nasi penggel karena cara penyajian nasinya yang dipenggel (dibulat-bulat kecil).

Nasi penggel biasa disajikan bersama sayur gori (nangka muda), daun singkong, sayur tempe dan tahu, kikil, babat dan mendoan hanget.

"Ciri khas lain dari nasi ini adalah disajikan menggunakan daun pisang yang ditakir atau dipincuk. Namun karena daun pisang rawan sobek, saya menggunakan piring yang dilapisi daun pisang agar lebih mudah untuk disajikan dan tetap menjaga ciri khas nasi penggel itu sendiri," kata Suratman kepada mahasiswa UIN Walisongo magang jurnalistik di Tribun Jateng.

Suratman mengatakan, usahanya tersebut sudah mempunyai cabang di alun-alun Kebumen dan dibantu oleh 5 orang karyawan. Dalam membuat nasi penggel tersebut dibantu oleh sang istri. Selain memasak, Suratman juga mengontrol warungnya setiap hari.

Warung Makan Nasi Penggel ini buka setiap hari mulai pukul 05.00-09.00. Satu porsi nasi penggel komplit cuma Rp 15 ribu. Pengunjung bisa memilih sendiri lauk sebagai pendamping nasi sesuai selera.

Sekadar informasi, posisi Kebumen berada di jalur selatan Pulau Jawa. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara di sebelah Utara, Samudera Hindia di sebelah Selatan, Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap di sebelah Barat, serta Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo di sebelah Timur.

Selian nasi penggel, Kebumen juga punya kuliner khas antara lain lanting, yutuk goreng, sate ambal, dan nasi penggel. (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved