Bos Cat Tabrak Pemotor Divonis 1 Tahun, Santunan 1,1 Miliar Jadi Pertimbangan, Ini Kata Keluarga

Terdakwa dalam kasus Kasus Mercy VS Honda Beat, yakni Iwan Adranacus telah divonis 1 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo

Bos Cat Tabrak Pemotor Divonis 1 Tahun, Santunan 1,1 Miliar Jadi Pertimbangan, Ini Kata Keluarga
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Terdakwa Iwan Adranacus bersama ayah korban, Suharto, Solo, Selasa (29/1/2019) 

TRIBUNJATENG.COM - Terdakwa dalam kasus Kasus Mercy VS Honda Beat, yakni Iwan Adranacus telah divonis 1 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (30/1/2019) sore.

Vonis majelis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni Jaksa Satriawan Sulaksono dan Titiek Maryani yang menunut Iwan dihukum lima tahun penjara.

Iwan dinyatakan bersalah karena melakukan pelanggaran lalu lintas Pasal 311 UU nomor 22 tahun 2009.

Bukan seperti yang dituduhkan JPU, yakni melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Dalam sidang putusan, Selasa (29/1/2019) sore ini hakim anggota Endang Makmun, membacakan pertimbangan majelis hakim.

Salah satunya adalah uang santunan sebesar 1,1 Miliar yang telah dibayarkan oleh terdakwa kepada keluarga korban.

Pertimbangan lainnya, ialah karena Iwan mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Atas penyesalan tersebut, Iwan memberikan uang santunan sebesar Rp 1,1 miliar.

"Terdakwa memberikan uang santunan dan telah diterima oleh istri korban dalam dua tahap," kata majelis hakim, Selasa (29/1/2019) sore.

Kompol Fadli mengecek Mercy dan Honda Beat di Mapolresta Solo, Jumat (24/8/2018).
Kompol Fadli mengecek Mercy dan Honda Beat di Mapolresta Solo, Jumat (24/8/2018). (Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti)

Yaitu yang pertama Rp 100 juta dan yang kedua Rp 1 miliar.

Halaman
123
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved