Emas Jadi Investasi Paling Menarik

Komoditas emas diperkirakan bakal menjadi investasi yang menjanjikan dalam Perdagangan Berjangka Komoditi pada tahun ini.

Emas Jadi Investasi Paling Menarik
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Komoditas emas diperkirakan bakal menjadi investasi yang menjanjikan dalam Perdagangan Berjangka Komoditi pada tahun ini.

Hal itu terungkap dalam acara Investment Outlook bertajuk 'Kemilau Harga Emas di Tahun Babi 2019', yang digelar PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, baru-baru ini.

Chief Business Officer PT RFB, Teddy Prasetya mengatakan, emas memiliki sifat yang liquid dan safe haven sebagai produk derivatif, sehingga nilainya cukup stabil, aman, dan menguntungkan dari waktu ke waktu.
Di RFB, menurut dia, emas termasuk satu produk andalan, khususnya untuk transaksi bilateral, dengan porsinya mencapai 95 persen.

Tahun ini, porsi produk derivatif emas diperkirakan tetap mendominasi dan menopang pertumbuhan volume transaksi bilateral maupun multilateral.

”Dari total target volume transaksi pada 2019 sebesar 1,5 juta lot, kami harapkan kontribusi dari emas bisa mencapai 70 persen,” ujarnya, dalam siaran tertulis yang diterima Tribun Jateng, Rabu (30/1).

Teddy menuturkan, acara Investment Outlook RFB itu adalah langkah perseroan dalam memberikan edukasi kepada nasabah, dengan memberikan gambaran tentang kondisi industri perdagangan berjangka komoditi, khususnya potensi investasi emas.

“Seperti di tahun-tahun sebelumnya, fokus strategi kami tetap sama, yaitu mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan agar semakin banyak yang paham dan yakin dengan pilihan berinvestasi di industri perdagangan berjangka komoditi,” jelasnya.

Adapun, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang menyatakan, tahun ini pasar nasional dan global optimistis akan membaik, termasuk perdagangan berjangka, dan emas menjadi satu investasi menarik.

"Sehubungan dengan suhu di tahun politik 2019, menurut saya harga emas itu paling aman dari gejolak, dengan nilai yang cukup stabil," tuturnya.

Senada, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya berujar, hasil analisa yang dilakukan selama ini, investasi dalam bentuk apapun tidak terpengaruh pada tahun politik.

"Kita lihat IHSG, saya belum punya riset harga emas di tahun politik atau IHSG apakah ada kaitan langsung dengan performa investor misalnya. IHSG minus pada 2008 karena faktor politik? Enggak ada," ungkapnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved