Investasi di Jateng Tahun 2018 Capai Rp 59,27 T, Posisi Ketiga se-Indonesia

Bahkan, capaian itu juga melampaui pemasukan investasi tahun lalu yang hanya Rp 51,54 triliun

Investasi di Jateng Tahun 2018 Capai Rp 59,27 T, Posisi Ketiga se-Indonesia
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
Plt Kepala DPMPTSP Jateng, Didik Subiyantoro di kantor DPMPTSP Jateng, Jumat (1/2/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jateng selama tahun 2018 mencatat investasi di Jateng mencapai Rp 59,27 triliun.

Jumlah itu melampaui target yang ditetapkan pemerintah pada tahun yang sama yakni 47,15 triliun.

Bahkan, capaian itu juga melampaui pemasukan investasi tahun lalu yang hanya Rp 51,54 triliun.

Plt Kepala DPMPTSP Jateng, Didik Subiyantoro menjelaskan dari jumlah Rp 59,27 triliun, penanam modal dalam negeri hanya sekitar Rp 27,47 triliun. Sisanya Rp 31,80 merupakan penanam modal asing.

"Penanam modal asing tahun 2018 ini diantaranya adalah Jepang, Korsel, Singapura, Inggris dan Jerman. Tahun sebelumnya Jerman belum masuk," ucap Didik dalam jumpa pers di kantor DPMPTSP Jateng, Jalan Mgr Soegijapranata, Semarang, Jumat (1/2/2019).

Meski demikian jika dilihat lebih rinci, penyumbang kenaikan capaian nilai investasi pada tahun ini sebenarnya bukanlah penanam modal asing.

Hal itu karena kucuran dana dari luar negeri hanya tumbuh sebesar Rp 0,13 triliun.

Sementara untuk penanam modal dalam negeri tumbuh dari Rp 19,86 triliun menjadi Rp 27,47 triliun.

Capaian itu menempatkan Jateng di posisi ketiga terkait banyaknya investasi masuk ke tiap provinsi di Indonesia.

"Pertama jelas DKI, lalu Jabar, baru Jateng, ini capaian yang luar biasa karena bisa mengusur posisi yang biasanya diduduki Jawa Timur," imbuh Didik.

Kini, untuk terus meningkatkan capaian itu, pihaknya akan fokus dalam pembentukan kawasan Industri di beberapa daerah selain Semarang.

Menurutnya, dengan adanya kawasan industri biasanya penanam modal akan berbondong-bondong masuk.

"Yang akan segera hadir tahun ini di Demak dan Semarang, kami proyeksikan kedepan juga ada kawasan Industri di Rembang juga Brebes. Karena selain meningkatkan investasi, kawasan industri juga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat di sekitarnya," tegasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved