Update Persiapan Logistik Pemilu 2019 di Jawa Tengah, KPU: Semua Masih Aman

KPU Provinsi Jawa Tengah memastikan proses pendistribusian maupun penanganan logistik pemilihan umum (Pemilu) 2019 di daerah banjir, aman.

Update Persiapan Logistik Pemilu 2019 di Jawa Tengah, KPU: Semua Masih Aman
TRIBUN JATENG/FAISAL M AFFAN
Ikhwanudin, Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Perencanaa dan Logistik, (memegang mic) sedang memaparkan perkembangan terkini distribusi logistik pemilu untuk wilayah Jawa Tengah, di kantor KPU Jateng, Jumat (1/2/2019) siang. Ia menegaskan seluruh proses berjalan lancar dan surat suara masih di percetakan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Perencanaan dan Logistik, Ikhwanudin memastikan proses pendistribusian maupun penanganan logistik pemilihan umum (Pemilu) 2019 di daerah banjir, aman tanpa ada kendala.

Dia menerangkan, beberapa daerah yang dimaksud itu seperti di Kabupaten Kendal, Pekalongan, dan Batang.

"Memang gudang yang ada di Pekalongan sempat tergenang sedikit pada bagian paletnya. Tetapi kami langsung menginstruksikan untuk dipindah di gudang depan kantor MUI Pekalongan," jelasnya, Jumat (1/2/2019) siang di kantor KPU Jawa Tengah.

Untuk sementara, wilayah Jawa Tengah yang sudah mendapatkan distribusi surat suara hanya di KPU Kota Tegal.

"Saya kurang tahu mengapa KPU Tegal lebih dahulu. Mungkin karena lokasinya dekat dengan Jakarta. Karena memang perusahaan penyedia logistik pemilu banyak yang berada di Jabodetabek," imbuhnya.

Ikhwan menargetkan, seluruh KPU di Jawa Tengah bisa mendapatkan distribusi seluruh logistik minimal 30 hari sebelum pencoblosan.

"Jadi selama 30 hari usai logistik sampai di setiap KPU, bisa langsung didistribusikan ke TPS yang ada di setiap wilayah. Saat ini formulir, daftar calon, dan surat suara masih dalam proses pencetakan," tegasnya.

Totoal surat suara yang akan didistribusikan ke wilayah Jawa Tengah menurut Ikhwan kurang lebih 27 juta surat suara ditambah 2 persen dan dikali 5 pemilihan.

"Sebab pemilu nanti tidak hanya memilih calon presiden saja. Ada pemilihan anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD. 2 persen yang saya maksud untuk DPTb (daftar pemilih tetap tambahan)," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved