Belajar Sambil Bermain di Taman Edukasi Keselamatan Jalan Terminal Bulupitu Purwokerto

Terminal tipe A di Jawa Tengah ini menyediakan sarana edukasi bagi anak-anak usia dini agar memahami bagaimana berlalu lintas yang baik dan benar

Belajar Sambil Bermain di Taman Edukasi Keselamatan Jalan Terminal Bulupitu Purwokerto
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Anak-anak TK Sidamulih Rawalo dalam rangka belajar dan bermain memanfaatkan Taman Edukasi Keselamatan Jalan di Terminal Bulupitu Purwokerto, Sabtu (02/02/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Permata Putra Sejati

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  Terminal Bulupitu Purwokerto bukan sekedar terminal bus biasa. Terminal ini tidak hanya memberhentikan dan mengangkut penumpang seperti terminal pada umumnya. Terminal ini mampu menghadirkan suasana yang nyaman, aman, dan bersih.

Terminal tipe A di Jawa Tengah ini menyediakan sarana edukasi bagi anak-anak usia dini agar memahami bagaimana berlalu lintas yang baik dan benar.

Taman Edukasi Keselamatan Jalan 'Anak Bangsa' adalah salah satu fasilitas penunjang yang ada di terminal Bulupitu. Fasilitas ini bisa digunakan untuk anak-anak siswa taman kanak-kanak (TK) atau pendidikan anak usia dini (PAUD).

Anak-anak TK Sidamulih Rawalo dalam rangka belajar dan bermain memanfaatkan Taman Edukasi Keselamatan Jalan di Terminal Bulupitu Purwokerto, Sabtu (02/02/2019).
Anak-anak TK Sidamulih Rawalo dalam rangka belajar dan bermain memanfaatkan Taman Edukasi Keselamatan Jalan di Terminal Bulupitu Purwokerto, Sabtu (02/02/2019). (Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati)

Taman ini dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas. Taman ini telah dilengkapi dengan pohon rambu-rambu lalu lintas dan traffic light.

Taman ini sudah sejak 2017 dioptimalkan sebagai media pembelajaran anak. Tujuannya adalah membiasakan dan mengenalkan anak-anak pada rambu-rambu lalu lintas sejak dini.

Para siswa TK, PAUD, ataupun SD dapat merasakan bagaimana suasana berlalu lintas di jalan. Sebab taman edukasi keselamatan lalu lintas di terminal Bulupitu Purwokerto di buat seperti layaknya di jalan.

Anak-anak dapat melihat langsung rambu-rambu yang terpasang. Belajar traffic light dengan mengamati nyala lampu secara langsung dan tindakan apa yang harus dilakukan.

Seperti yang dilakukan oleh siswa-siswa TK Pertiwi Sidamulih Rawalo, Banyumas, saat mengunjungi Taman Edukasi Keselamatan Jalan, Terminal Bulupitu pada Sabtu (02/02/2019). Mereka belajar sambil bermain pentingnya aturan berlalu lintas.

"Ini adalah sarana yang sangat bagus, di taman ini anak-anak di ajarkan bagaimana tertib berlalu lintas. Penataaanya juga bagus, rapih sehingga bisa buat rekreasi anak-anak. Diharapkan semakin banyak murid-murid TK di Banyumas yang berkunjung ke sini," ujar Wikanti (45) Guru TK Sidamulih, Rawalo, Banyumas kepada Tribunjateng.com, Sabtu (02/02/2019).

Anak-anak TK Sidamulih Rawalo dalam rangka belajar dan bermain memanfaatkan Taman Edukasi Keselamatan Jalan di Terminal Bulupitu Purwokerto, Sabtu (02/02/2019).
Anak-anak TK Sidamulih Rawalo dalam rangka belajar dan bermain memanfaatkan Taman Edukasi Keselamatan Jalan di Terminal Bulupitu Purwokerto, Sabtu (02/02/2019). (Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati)

Sementara itu, Kordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A, Hadi Suharto menambahkan, sejak 2015 pihaknya berharap terminal ini sebagai sarana rekreasi dan edukasi.

"Taman lalu lintas dibangun supaya anak usia dini diberikan pendidikan usia dini bagaimana cara berlalu lintas dengan baik dan benar. Terminal ini tidak hanya sarana transportasi tapi juga edukasi dan rekreasi, ujarnya.

Siswa TK atau PAUD bisa berkunjung setiap hari Senin sampai Jumat. Pihak terminal Bulupitu membuka kunjungan sesuai jam kerja, mulai pukul 07.00 WIB  hingga 15.00 WIB dan tidak dipungut biaya alias gratis. 

Letaknya persis di depan pintu masuk terminal bus Bulupitu. Bagi pengunjung yang hendak mengantar atau menjemput pasti langsung bisa melihat keberadaan taman edukasi ini.

Jaraknya 5,5 kilometer dari pusat kota dengan waktu tempuh 16 menit jika menggunakan kendaraan bermotor. Jika tidak ada kendaraan bermotor kamu bisa memanfaatkan kendaraan umum, yaitu angkutan kota warna orange dengan membayar Rp 4000 tarif jauh maupun dekat. (*)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved