Pilpres 2019

Di Hadapan Ribuan Pengusaha, Jokowi Cerita saat Perintahkan Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Asing

Di Hadapan Ribuan Pengusaha, Jokowi Cerita saat Perintahkan Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Asing

Di Hadapan Ribuan Pengusaha, Jokowi Cerita saat Perintahkan Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Asing
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Presiden Joko Widodo saat memaparkan hasil kerja selama lima tahun membangun infrastruktur di hadapan ribuan pengusaha Jawa Tengah di Hall Setos Semarang Jawa Tengah, Sabtu (2/2/2019). 

Di Hadapan Ribuan Pengusaha Jawa Tengah, Jokowi Cerita saat Perintahkan Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Asing

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan di Kota Semarang, Sabtu (2/2/2019).

Jokowi menghadiri acara Temu Silaturahmi di MG Setos Semarang, bersama ribuan pengusaha Jawa Tengah.

Dalam agenda kampanyenya ini, Jokowi sempat menyinggung pemusnahan kapal asing yang secara ilegal menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia.

Sejak Menjabat Menteri, Susi Pudjiastuti Sudah Tenggelamkan 363 Kapal Asing

Ia menegaskan, tidak pernah takut untuk menghancurkan dan menenggelamkan kapal yang terbukti berani mengambil ikan secara ilegal.

"Saya tidak pernah takut dan mundur untuk membela kepentingan bangsa dan negara. Maka ketika menteri saya (Menteri Kelautan dan Perikanan), Bu Susi Pujiastuti, saya perintahkan menenggelamkan kapal, dia lakukan dengan sungguh-sungguh. Ndelalah (kebetulan), ibu Susi orangnya juga berani," tegasnya.

Ia melanjutkan, walaupun ada beberapa orang yang mengatakan jika pemilik kapal-kapal tersebut banyak backingannya, tetapi Jokowi menegaskan tidak akan pernah bergeming.

"Saat itu saya tegaskan selama tiga kali. Kerjakan, kerjakan, dan kerjakan. Tanya saja Bu Susi kalau tidak percaya," imbuhnya.

Wali Kota Semarang: Kalau Tidak Mau Dukung Jokowi, Jangan Pakai Jalan Tol

Dalam pidatonya, Jokowi juga menceritakan alotnya proses negosiasi kepemilikan saham PT Freeport.

Namun saat masa kepemimpinannya, dalam waktu 3.5 tahun, Jokowi berhasil meyakinkan pihak Freeport untuk memiliki saham sebanyak 51,2 persen.

"Jangan dikira memiliki saham Freeport itu mudah. Apalagi melebihi 50 persen. Karena di perjanjian sebelumnya Indonesia hanya dibagi sekitar 30 persennya saja. Saya ingin mayoritas. Karena pertambangan itu berdiri di tanah kita," paparnya.

Di acara kampanye Temu Silaturahmi ini, hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung.(afn)

Penulis: faisal affan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved