Asperindo Jateng Ancam 'Puasa Kirim' Jika Surat Tak Kunjung Direspon Presiden Jokowi

Berbagai upaya telah dilakukan Asperindo, termasuk mengirimkan surat kepada Presiden RI Joko Widodo terkait pengadaan pesawat kargo.

Asperindo Jateng Ancam 'Puasa Kirim' Jika Surat Tak Kunjung Direspon Presiden Jokowi
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah, Tony Winarno 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah, Tony Winarno mengatakan, saat ini jasa pengiriman sedang dalam kondisi terjepit, karena adanya kenaikan Surat Muatan Udara (SMU) yang cukup signifikan.

Tidak hanya itu, tarif tol yang mahal juga biaya logistik hingga 15 persen sehingga memberatkan para pengusaha jasa pengiriman.

Tony mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan Asperindo untuk menyelamatkan kondisi tersebut, termasuk mengirimkan surat kepada Presiden RI Joko Widodo terkait pengadaan pesawat kargo.

"Pengiriman surat ke Presiden RI Joko Widodo sebagai usaha terakhir Asperindo terhadap kebijakan pemerintah," ujarnya kepada Tribunjateng.com di Kabupaten Batang, Minggu (3/2/2019).

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu adanya tanggapan dari Presiden RI ataupun Menko Perekonomian RI Darmin Nasution terhadap surat tersebut.

"Sampai saat ini belum ada tanggapan, ya kami masih akan menunggu jawaban," terangnya.

Namun jika surat yang dikirimkan tidak lekas mendapatkan tanggapan, Tony menyebut Asperindo Jateng akan puasa pengiriman.

"Kami akan segera mungkin rencanakan puasa pengiriman sekitar 2-3 hari, paling tidak itu sebuah bentuk protes kami untuk pemerintah," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved