Wali Kota Slo Pastikan Grebeg Sudiro bakal Digelar Lagi Tahun Depan Meski Ada Protes

kegiatan Lampion di Pasar Gede dan Grebeg Sudiro menjadi satu upaya untuk merawat kemajemukan yang ada di Solo

Wali Kota Slo Pastikan Grebeg Sudiro bakal Digelar Lagi Tahun Depan Meski Ada Protes
KOMPAS.com/LUTFIA AYU AZANELLA
Suasana Lampion Pasar Gede di Solo pada malam hari selalu dipadati pengunjung dari dalam dan luar kota. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan bahwa pemasangan lampion Pasar Gede dan Grebeg Sudiro akan tetap dilaksanakan tahun depan, meski sempat ada beberapa masukan untuk menghentikannya pada tahun ini.

Hal itu disampaikan Rudi saat memberi sambutan pada Gerebeg Sudiro 2019 di kawasan Pasar Gede, Solo, Minggu (3/2/2019).

"Masyarakat menghendaki Grebeg Sudiro tetap dilaksanakan, dan lampion menjadi salah satu upaya kita untuk menarik wisatawan luar kota datang ke Solo," kata Rudi

"Rakyat Solo butuh hiburan dan pedagang kaki lima butuh rezeki."

"Tahun 2020 tetap diadakan seperti yang sekarang ini," ucap dia.

Menurut Rudi, kegiatan Lampion di Pasar Gede dan Grebeg Sudiro menjadi satu upaya untuk merawat kemajemukan yang ada di Solo.

Hal itu juga menjadi daya tarik tersendiri sehingga banyak wisatawan dari luar kota datang ke Solo.

Sebelumnya, ada pihak yang menilai bahwa parade lampion yang digelar sebulan penuh menjelang dan sesudah Imlek dinilai berlebihan dan menyulitkan masyarakat yang berlalu lintas di sekitar kawasan tersebut.

Sejak beberapa tahun terakhir, ribuan lampion selalu menyala di kawasan Pasar Gede, menjelang dan sesudah Imlek.

Warna-warni indahnya lampion mengundang banyak wisatawan untuk berkumpul di sana, baik siang maupun malam hari.

Hal itu memang berdampak pada lalu lintas, sebagian jalan tersendat.

Bahkan, ketika sedang digelar Grebeg Sudiro seperti siang tadi, terjadi penutupan dan pengalihan jalan.

Kemacetan pun tidak bisa dihindarkan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wali Kota Solo Pastikan Lampion Pasar Gede Tetap Ada meski Ada Protes

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved