Bawaslu Surakarta Siap Rekrut 1.732 Pengawas TPS, Masa Kerja 30 Hari

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surakarta membuka perekrutan petugas tempat pemungutan suara (TPS).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surakarta membuka perekrutan petugas tempat pemungutan suara (TPS).

Perekrutan pengawas TPS mulai tanggal 4-10 Februari 2019.

Ketua Bawaslu Surakarta, Budi Wahyono mengatakan pihaknya membutuhkan 1.732 pengawas TPS.

"Untuk lokasi perekrutan, sudah kami pusatkan di lima kantor panwascam. Sesuai jumlah TPS ya," ujarnya, Senin (4/2/2019).

Persyaratan menjadi pengawas TPS cukup mudah.

Pertama, umur calon pelamar minimal 25 tahun.

Kedua, minimal pendidikan terakhir adalah SMA sederajat.

Ketiga, yang paling penting calon pelamar bukan merupakan anggota dan tidak terlibat dalam partai politik.

"Masa kerja pengawas TPS nanti hanya 23 hari sebelum pencoblosan dan tujuh hari setelah pencoblosan. Tugasnya hanya memantau dan melaporkan kegiatan di masing-masinh TPS," imbuhnya.

Budi berujar, pihaknya sudah menyusun indeks kerawanan Pemilu.

Tujuannya sebagai antisipasi kecurangan dalam proses pencoblosan surat suara.

Sebagai informasi, jumlah TPS terbanyak di Kota Surakarta ada di Kecamatan Banjarsari. Ada 588 lokasi.

Sedangkan TPS paling sedikit di Kecamatan Serengan, sejumlah 155 lokasi.(*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved