Emak-emak Yang Mengaku Sudah Kecanduan Sabu Terancam 20 Tahun Penjara

Tiga terdakwa dua di antaranya emak-emak asal Gresik harus berhadapan dengan majelis hakim PN Surabaya.

Emak-emak Yang Mengaku Sudah Kecanduan Sabu Terancam 20 Tahun Penjara
TribunJatim.com/Syamsul Arifin
Dari kiri, Yesie, Nur Laily dan Widanarko saat mendengarkan keterangan saksi dalam sidang yang digelar di Ruang Garuda 2, PN Surabaya, Senin, (4/1/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Tiga terdakwa dua di antaranya emak-emak asal Gresik harus berhadapan dengan majelis hakim PN Surabaya.

Pasalnya, komplotan ini terbukti telah menyalahgunakan narkotika jenis sabu.

Adalah Widanarko (35) beserta istrinya Nur Laily (32) dan koleganya Yesie Prabawantie (39) jalani sidang beragendakan saksi di Ruang Garuda 2.

Dalam sidang tersebut saksi dari kepolisian Ribut Prasetyo dihadirkan guna memberikan keterangan atas kasus tersebut.

Ribut menjelaskan saat itu mendapatkan informasi dari masyarakat, untuk menangkap terdakwa Widanarko dan Nur Laily usai membeli sabu seberat 0,77 gram dari tersangka Cak di Jalan Sawah Pulo, Surabaya.

“Saat digeledah kami menemukan satu pocket sabu di dalam tas bertuliskan ‘Turn Back Crime’,” ungkapnya, Senin, (4/2/2019).

Melihat barang bukti lantas Ketua majelis hakim Dedi Fardiman menyinggung tas milik terdakwa.

“Kalian tidak malu tas bertuliskan melawan kriminal tapi malah membawa sabu,” ketusnya.

Lantas, Widanarko menjelaskan tas itu dibelikan oleh istrinya Nur Laily.

“Saya tidak tahu yang mulia, karena dibelikan istri saya,” bebernya.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved