Pegadaian Mengincar Jualan Emas 5,2 Ton

Pegadaian Galeri24 menargetkan penjualan emas sebanyak 5,2 ton pada 2019. Anak usaha hasil spin off PT Pegadaian

Pegadaian Mengincar Jualan Emas 5,2 Ton
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Jateng DIY 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Pegadaian Galeri24 menargetkan penjualan emas sebanyak 5,2 ton pada 2019. Anak usaha hasil spin off PT Pegadaian itu telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memenuhi target tersebut.

CEO Pegadaian Galeri24, Arifmon optimistis bisa memenuhi target itu, mengingat kondisi pasar penjualan emas terus berkembang dan meningkat.

Galeri24 fokus menjual berbagai produk, seperti logam mulia, perhiasan emas, dan batu mulia.

“Antusias pasar emas masih ada, apalagi pertumbuhan kelas menengah dan penduduk makin besar. Selain itu, berdasarkan data Kementerian, industri mengalami pertumbuhan rata-rata 5 persen per tahun,” katanya, akhir pekan lalu.

Adapun, target pasar Galeri24 adalah masyarakat pekerja 60 persen, perusahaan 15 persen, ibu rumah tangga 15 persen, dan komunitas 10 persen. Untuk saat ini, nasabah Pegadaian Galeri24 sudah mencapai ribuan orang.

Agar mencapai target, Galeri24 telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain meningkatkan literasi masyarakat mengenai produk emas di masyarakat.

Perusahaan pelat merah itu juga bakal menambah lima toko baru yang tersebar di daerah Jabodetabek. Di awal 2019, Galery24 telah memiliki 43 distro yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan beberapa di antaranya berada di cabang Pegadaian.

Strategi lain, dengan mengadakan pameran Jewelry Fair bersama brand perhiasan ternama seperti UBS, Lotus, HWT dan Hala Hold.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto menyatakan, Pegadaian hanya boleh menjalankan bisnis pembiayaan atau gadai. Sementara jual beli emas bukan masuk kategori bisnis pembiayaan tetapi perdagangan.

“Jual beli emas itu tidak boleh masuk ke industri keuangan, tapi masuk ke perdagangan. Maka dari itu, kami harus memisahkan agar tetap bisa berdagang emas,” terangnya.

Pemisahan unit usaha perdagangan emas ini untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 31/POJK.05/2016 Tentang Usaha Pergadaian. (Kontan/Ferrika Sari)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved