Bawaslu Karanganyar Tertibkan APK Caleg dan Parpol yang Melanggar Aturan

Bawaslu Karanganyar dan Panwascam lakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) secara serentak di seluruh kecamatan, Kamis (7/2/2019) pagi.

Bawaslu Karanganyar Tertibkan APK Caleg dan Parpol yang Melanggar Aturan
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Penertiban APK di sepanjang Jalan Lawu Karanganyar, Kamis (7/1/2019) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bawaslu Karanganyar dan Panwascam lakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) secara serentak di seluruh kecamatan, Kamis (7/2/2019) pagi.

Penertiban APK dibantu tim gabungan yang terdiri dari KPU, Satpol PP, dan Polres Karanganyar.

Seusai apel di sekitaran Kantor KPU Karanganyar, tim menyisir sepanjang Jalan Lawu Karanganyar. Tepatnya di daerah Papahan Kecamatan Tasikmadu.

Di wilayah Karanganyar Kota, tim gabungan bergerak menyusuri Jalan Lawu, sembari melepas APK yang dipasang di area terlarang.

Adapun APK yang ditertibkan berupa, baliho, bendera dan poster yang dipasang di pohon, di bangku taman, tempat sampah serta sejumlah spanduk yang dipasang di pagar taman.

Selanjutnya APK hasil penertiban, diangkut ke dalam truk Satpol PP dan mobil bak terbuka.

Ketua Bawaslu Karanganyar Nuning Ritwanita Priliastuti mengatakan, Bawaslu sudah berkoordinasi dengan seluruh Panwascam dan instansi terkait, untuk bergerak serentak menertibkan APK di berbagai wilayah.

"Dari pantauan kami, masih banyak APK yang pemasangannya melanggar ketentuan dalam Perbup Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pemasangan Reklame Non Komersial. Misalnya ditempel di pohon, dipasang di dekat tempat ibadah, maupun di fasilitas umum," katanya.

Nuning menjelaskan, penertiban hanya sebatas untuk APK yang pemasangannya tidak sesuai Perbup. Sedangkan untuk APK yang dipasang di papan reklame berbayar, sejauh ini belum ditertibkan.

Pasalnya, dalam Perbup Nomor 5 Tahun 2013, tidak ada larangan pemasangan APK di baliho berbayar. Itu salah satu point yang membuat Bawaslu mengusulkan agar Perbup tersebut direvisi.

"Mestinya, Karanganyar punya white area yang terlarang untuk pemasangan APK. Itu pula yang kami usulkan dalam revisi Perbup," terangnya.(ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved