Bawaslu Kota Semarang Tertibkan Ratusan APK Karena Langgar Peraturan Wali Kota

Bawaslu Semarang bersama tim gabungan melakukan penertiban ratusan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar peraturan Wali Kota Nomor 64 Tahun 2019.

Bawaslu Kota Semarang Tertibkan Ratusan APK Karena Langgar Peraturan Wali Kota
Istimewa
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Satpol PP menertibkan alat peraga kampaye (APK) melanggar yang terpasang di jembatan penyebrangan orang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Satpol PP dan skateholder terkait kembali melakukan penertiban 601 Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar peraturan Wali Kota Nomor 64 Tahun 2019, Rabu (6/1/2019) lalu.

Bawaslu Kota Semarang membentuk empat tim gabungan guna menyisir APK yang melanggar di wilayah barat, utara, selatan dan timur Kota Semarang.

Anggota Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti mengatakan, penertiban APK ini merupakan periode ketiga.

Sebelumnya, pada Desember 2018 pihaknya telah menertibkan 4.607 APK yang melanggar ketentuan pemasangan dan menertibkan 50 mobil angkutan umum berbranding.

Nasi Ayam Bu Yoto Kuliner Pilihan Sarapan dan Makan Siang di Kota Semarang   

"Tidak seperti biasanya, penertiban APK ini tidak dilakukan malam hari tapi pagi hari karena faktor cuaca. Sebagian besar pelanggaran yaitu dipasang dengan cara dipaku di pohon," terang Nining, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, jumlah pelanggaran APK diprediksi akan bertambah secara signifikan.

Dalam sepekan kedepan jajaran pengawas pemilu ditingkat kelurahan dan kecamatan juga akan melakukan penertiban APK di wilayah masing-masing.

Jajaran kami sudah melakukan identifikasi APK yang diduga melanggar yang tersebar di perkampungan seluruh kota Semarang," ungkapnya.

Wali Kota Semarang Geram Lihat Tumpukan Sampah di Pasar Wonodri, Kepala Dinas dan Petugas Dipanggil

Lanjut Nining, APK yang diduga melanggar tersebut sudah direkomendasikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan diteruskan kepada Pimpinan Anak Cabang partai politik (PAC parpol).

"Jika dalam 3x24 jam belum ditertibkan secara mandiri maka akan ditertibkan oleh tim gabungan penertiban APK ditingkat kecamatan," tegasnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved